SKI Asy-Syifa

Health

Ingin Kulit Bersih Setiap Saat? Berwudhulah

Ingin Kulit Bersih Setiap Saat? Berwudhulah

Kulit adalah organ tubuh terbesar yang terdiri dari epidermis, dermis, dan aksesoris, seperti rambut, kuku, sebasea (kelenjar minyak), dan kelenjar keringat. Sekitar 10 partikel tersebar ke kulit dari udara setiap harinya dan sekitar 10% kulit kita mengandung bakteri. Karena kulit terus terpapar oleh lingkungan sekitar, kulit memainkan peran penting dalam melindungi tubuh kita dari patogen atau penyebab penyakit.

Menjaga kebersihan kulit tidak hanya mencegah terjadinya infeksi menyebar, tetapi juga sebagai salah satu cara untuk menjaga hidup sehat. Kepedulian Rasulullah shallallahu ‘alaihi wassalam terhadap kebersihan kulit ditunjukkan salah satunya adalah dengan berwudhu.

Wudhu berasal dari kata wadha’ah, yang berarti bersih, jernih, indah, dan ringan. Wudhu merupakan bagian dari thaharah (bersuci) dan ritual yang wajib dilakukan sebelum mengerjakan shalat. Diriwayatkan dari Abu Hurairah radhiallahu’anhu, Rasulullah shallalallhu ‘alaihi wassalam bersabda, “Allah tidak menerima shalat salah seorang diantaramu bila ia berhadats, sampai ia berwudhu terlebih dahulu.“ [HR. Bukhari dan Muslim, Abu Daud, dan Turmudzi]

Hal yang wajib dilakukan dalam wudhu adalah niat, membasuh wajah 1 kali, membasuh kedua tangan sampai kedua siku, membasuh kepala, membasuh kedua kaki sampai kedua mata kaki, dan terakhir tertib (Fiqih Sunnah Syeikh Syed Sabiq). Hal ini berdasarkan firman Allah dalam QS. Al-Maidah ayat 6 yang artinya, “Hai orang – orang yang beriman! Jika kamu hendak berdiri melakukan shalat, basuhlah mukamu dan tanganmu sampai ke siku, lalu sapulah kepalamu dan basuh kaki sampai kedua mata kakimu. (QS. Al-Maidah : 6)

Adapun sunnah dalam wudhu adalah membaca basmalah, menggosok gigi atau bersiwak, mencuci kedua telapak tangan sebelum mulai berwudhu, berkumur sebanyak 3 kali, memasukkan air ke dalam hidung kemudian mengeluarkannya sebanyak 3 kali, menyilang – nyilangi jenggot, menyilang – menyilangi kedua jari tangan dan kaki, membasuh kedua telinga, dan berdoa selesai wudhu (Fiqih Sunnah Syeikh Syed Sabiq).

Sekitar 500 – 1000 spesies bakteri diperkirakan hidup di kulit kita. Dengan melakukan wudhu sebanyak 5 kali sehari sebelum mengerjakan shalat wajib, kuman yang berpotensi menyebabkan penyakit dapat tersapu bersih. Adapun manfaat yang kita peroleh dari berwudhu bagi kulit kita antara lain:

  1. Menjaga kebersihan tangan

Membersihkan tangan dianggap dapat mengurangi risiko penularan agen infeksi dan mencegah penyebaran penyakit menular.

  1. Membersihkan rongga mulut

Mulut merupakan tempat yang cocok untuk berkembangnya bakteri. Sekitar 300 spesies bakteri dapat hidup di dalam mulut. Bakteri memperoleh nutrisi dari sisa – sisa makanan yang masih terdapat di mulut. Semakin tumbuh dan berkembangnya bakteri, bakteri dapat menghasilkan sekresi yang dapat mempengaruhi mulut, seperti bau mulut dan mengubah warna gigi. Dengan berkumur selama wudhu dapat membantu mengurangi jumlah bakteri tersebut.

  1. Membersihkan hidung

Membasuh hidung penting dalam berwudhu. Rasulullah shallallu ‘alaihi wassalam menganjurkan untuk melebih – lebihkan menghirup air ke dalam hidung, kecuali saat berpuasa. Membersihkan hidung selama wudhu dapat mencegah infeksi bakteri Staphylococcus aureus karena hidung merupakan tempat yang baik untuk berkembangnya bakteri tersebut.

  1. Membersihkan wajah

Selain membuat kulit tampak cerah, berwudhu membantu menghilangkan debu dan kotoran di wajah.

  1. Membersihkan rambut

Rasulullah menekankan pentingnya membersihkan rambut di tubuh saat wudhu dan mandi wajib.  Rasulullah memerintahkan mencuci dan menyeka rambut kepala dari akar rambut sebanyak 3 kali ketika berwudhu. Dilakukannya hal ini dapat menghilangkan debu dan kotoran yang menempel di rambut.

  1. Mencegah penyakit pada kaki dan kuku kaki

Infeksi jamur kaki dan kuku kaki umum terjadi dan dapat dihindari dengan membersihkannya secara rutin. Membasuh kaki juga dapat mencegah tumit tidak pecah.

Islam sangat menekankan pentingnya menjaga kebersihan. Al-Qur’an telah memberikan kita petunjuk cara menjaga kebersihan kulit, salah satunya adalah dengan berwudhu. Tidak ada batasan berapa kali sehari berwudhu sehingga kita dapat menjaga kebersihan kulitnya kapan pun dan dimana pun memungkinkan.

Penulis : Larasita Prameswari.

Sumber:

Al-Qur’an QS. Al-Maidah : 6

Fiqih Sunnah Syeikh Syed Sabiq volume 1

AlGhamdi, K. M., AlHomoudi, F. A., & Khurram, H. (2014). Skin care: Historical and contemporary views. Saudi Pharmaceutical Journal : SPJ, 22(3), 171–178. http://doi.org/10.1016/j.jsps.2013.02.005

Tinggalkan Balasan

Recent Posts

Kegiatan Kesmas Al-Wafi 2018

Transfusi darah adalah kegiatan dalam membantu penyembuhan manusia ketika kadar darah dalam tubuh dibawah yang seharusnya. Menyumbangkan darah kepada orang lain yang amat membutuhkannya menurut kesepakatan para ahli fikih termasuk dalam kerangka tujuan syariat Islam, yaitu menghindarkan salah satu bentuk kemudaratan yang akan menimpa diri seseorang. Meskipun pada hakikatnya darah yang dikeluarkan dari tubuh manusia […]

7 Cara Menenangkan Hati

Selama manusia hidup, kesenangan dan kesedihan selalu bergantian mengisi hari-hari. Permasalahan yang terus-menerus datang, baik itu ringan maupun berat, akan memberikan dampak pada hati seseorang. Ketika dihadapkan dengan masalah, manusia sering menghindarinya. Namun, dengan menghindari masalah yang dimiliki, hati akan merasa tidak tenang. Dalam Islam, kita diajarkan cara untuk membuat hati menjadi tenang dan selalu […]

Tutur Kata yang Baik

Saudaraku.. Mungkin dari kita sering atau suka menggunakan kata-kata yang tidak baik. Kata dusta. Kata hinaan. Serta ujaran kebencian. Kata-kata tersebut diucapkan baik saat bercanda, atau sedang serius, marah, dan sebagainya. Ada pula yang mengatakannya demi memuaskan diri saja. Atau ingin menjatuhkan suatu tokoh yang terkenal. Wahai saudaraku, apakah baik sikap muslim seperti itu ? […]

Event SKI Asy-Syifa

no event