SKI Asy-Syifa

Opinions

Bukti Kebenaran AlQuran melalui Kisah Nabi Ibrahim

Bukti Kebenaran AlQuran melalui Kisah Nabi Ibrahim

Pada tahun 2013 yang lalu foxnews dan jewish press mempublikasi satu artikel tentang penemuan kota tua oleh british archeologist yang disebut sebagai kota nabi Ibrahim menurut bibliography ( Abraham’s City of Ur ). http://www.jewishpress.com/news/archaeologists-discovery-may-be-abrahams-home-city-of-ur/2013/04/05/ http://www.foxnews.com/science/2013/04/04/ancient-site-unearthed-in-biblical-home-abraham.html  . Kota tersebut terletak di Irak , yang menarik adalah ditemukannya bermacam-macam gambaran symbol dewa –dewa yang dipuja pada masa itu . Terdapat 3 jenis dewa yang utama yang diketahui dilambangkan dengan bintang, bulan dan matahari , seperti salah satu contoh terlihat pada gambar di bawah ini   :

http://www.britishmuseum.org/research/collection_online/collection_object_details/collection_image_gallery.aspx?assetId=32575001&objectId=282224&partId=1

Silhkan dilihat gambar yang lain banyak disimbolkan dengan matahari bulan dan bintang

Hal ini juga membuktikan kebenaran dalam al quran dalam surat al an’am  74-78 yang artinya :

Ingatlah ketika Ibrahim berkata kepada bapaknya, Azar, “Pantaskah kamu menjadikan berhala-berhala sebagai tuhan-tuhan? Aku melihat kamu dan kaummu dalam kesesatan.”

Demikianlah Kami perlihatkan kepada Ibrahim tanda-tanda keagungan (Kami yang terdapat) di langit dan bumi dan (Kami memperlihatkannya) agar dia termasuk orang yang yakin

Ketika malam telah gelap, dia melihat sebuah bintang (lalu) dia berkata: “Inilah Tuhanku”, tetapi tatkala bintang itu tenggelam dia berkata: “Saya tidak suka kepada yang tenggelam.”

Kemudian tatkala dia melihat bulan terbit dia berkata: “Inilah Tuhanku.” Tetapi setelah bulan itu terbenam, dia berkata: “Sesungguhnya jika Tuhanku tidak memberi petunjuk kepadaku, pastilah aku termasuk orang yang sesat.”

Kemudian tatkala ia melihat matahari terbit, dia berkata: “Inilah Tuhanku, ini yang lebih besar.” Maka tatkala matahari itu terbenam, dia berkata: “Hai kaumku, sesungguhnya aku berlepas diri dari apa yang kamu persekutukan. (QS. al-An’am: 74 – 78).

Bible tidak menyebutkan secara spesifik dewa-dewa yang disembah pada waktu itu, tetapi secara akurat di sebutkan dalam alquran melalui kisah nabi Ibrahim di atas. Menurut tafisr Ibnu Katsir : Yang benar, bahwa Ibrahim ‘alaihis shalatu was salam, pada posisi itu, beliau sedang berdebat dengan kaumnya. Beliau menjelaskan kebatilan aqidah mereka dan kesyirikan mereka, berupa penyembahan terhadap haikal dan patung. Allah menyebutkan di bagian pertama, Ibrahim berdebat dengan ayahnya untuk menjelaskan kesalahannya menyembah berhala.

Tauhid

Kami  mencoba menelusuri dan membandingkan ajaran tauhid yang bersumber dari  kitab primer agama Hindu dan agama Islam

Quran Surat ke 112 (Al Ikhlas)

Terjemahan Surat Al Ikhlas

1). Katakanlah: Dia-lah Allah, Yang Maha Esa
2). Allah adalah Tuhan yang bergantung kepada-Nya segala sesuatu
3). Dia tiada beranak dan tidak pula diperanakkan
4). Dan tidak ada seorangpun yang setara/menyerupai dengan Dia

 

Yajurweda bab 32 : 3

Terjemahan Yajurweda bab 32 : 3

 

Tidak ada pratima nya , Dia yang punya kemuliaan besar.

Dalam kamus sansekerta Pratima dapat berarti gambar, symbol, penyerupaan , figure, patung.

Yajurweda Bab  40 : 8 – 9

Terjemahan Yajurweda Bab  40 : 8 – 9

Dia mencapai kecemerlangan, tak berbentuk, tak terluka, tak berotot, kesucian yang tak tertembus kejahatan.

 

Jauh di kedalaman bayangan kegelapan jatuhlah pemuja sambhuti .

Dalam kamus sansekerta sambhuti berarti sesuatu yang diciptakan /diproduksi / ada awalnya darimana berasal. Silahkan disimpulkan sendiri……….

Sumber tambahan selain link di atas :

Terjemah Yajurweda

Terjemah tafsir Ibnu katsir

Tinggalkan Balasan

Recent Posts

Kegiatan Kesmas Al-Wafi 2018

Transfusi darah adalah kegiatan dalam membantu penyembuhan manusia ketika kadar darah dalam tubuh dibawah yang seharusnya. Menyumbangkan darah kepada orang lain yang amat membutuhkannya menurut kesepakatan para ahli fikih termasuk dalam kerangka tujuan syariat Islam, yaitu menghindarkan salah satu bentuk kemudaratan yang akan menimpa diri seseorang. Meskipun pada hakikatnya darah yang dikeluarkan dari tubuh manusia […]

7 Cara Menenangkan Hati

Selama manusia hidup, kesenangan dan kesedihan selalu bergantian mengisi hari-hari. Permasalahan yang terus-menerus datang, baik itu ringan maupun berat, akan memberikan dampak pada hati seseorang. Ketika dihadapkan dengan masalah, manusia sering menghindarinya. Namun, dengan menghindari masalah yang dimiliki, hati akan merasa tidak tenang. Dalam Islam, kita diajarkan cara untuk membuat hati menjadi tenang dan selalu […]

Tutur Kata yang Baik

Saudaraku.. Mungkin dari kita sering atau suka menggunakan kata-kata yang tidak baik. Kata dusta. Kata hinaan. Serta ujaran kebencian. Kata-kata tersebut diucapkan baik saat bercanda, atau sedang serius, marah, dan sebagainya. Ada pula yang mengatakannya demi memuaskan diri saja. Atau ingin menjatuhkan suatu tokoh yang terkenal. Wahai saudaraku, apakah baik sikap muslim seperti itu ? […]

Event SKI Asy-Syifa

no event