SKI Asy-Syifa

Opinions

Bisakah Aku Berubah?

Beberapa orang menganggap tabiat yang melekat pada dirinya merupakan identitas yang tidak bisa diubah lagi, sehingga ia akan menyerah dengan tabiatnya tersebut. Sementara orang yang cerdas akan berpikir bahwa ia dapat dengan lebih mudah mengubah tabiatnya itu daripada merubah model pakaian yang sudah dibuat. Sebab, tabiat kita tidak seperti air susu yang terlanjur tumpah dan tidak bisa disatukan lagi. Tabiat merupakan sesuatu yang sangat mungkin bisa kita ubah sesuai keinginan kita.

Ibnu Hazm bercerita bahwa di Andalusia, terdapat seorang pedagang terkenal. Suatu hari terjadi persaingan dengan empat orang pedagang lainnnya. Empat orang pedagang ini marah kepada pedagang yang terkenal tersebut dan sepakat untuk mengganggunya.

Suatu pagi, pedagang terkenal pergi ke tokonya dengan memakai gamis putih dan sorban putih sebagai penutup kepala. Di tengan jalan, pedagang pertama sengaja menemuinya. Setelah menyapa dengan salam, pedagang pertama memandang kea rah penutup kepalanya dan berkata, “Alangkah bagussnya sorban kuningmu itu”. Si pedagang terkenal bereaksi, “Apakah matamu sudah buta? Sorban ini putih, bukan kuning!”. Pedagang terkanal pun kesal.

Namun, si pedagang pertama dengan dingin menjawab, “bukan, sorbanmu itu berwarna kuning. Benar.., kuning dan indah..”

Merasa kesal, si pedagang terkenal itu mengabaikannya dan segera pergi. Beberapa langkah kemudian, pedagang kedua menghalangi jalannya dan mengucapkan salam. Pedagang kedua memandang sorbannya dan berkata “Betapa tampannya Anda hari ini! Betapa indahnya pakaian Anda, apalagi sorban hijaumu itu..”

Pedang terkenal itu menjawab dengan menyimpan kesal di hati, “Hai Kawan, sorban ini putih”. Pedagang kedua menjawab, “Sungguh, sorbanmu itu benar-benar hijau…”

Pedagang terkenal tersebut tidak kuat menahan amarahnya. Dengan keras ia berkata, “Sorban ini putih, Kawan! Enyahlah engkau dariku, cepat!”. Pedagang kedua pun pergi.

Pedagang terkenal ini terus melanjutkan perjalanannya sambil sesekali melihat ujung sorbannya untuk meyakinkan diri bahwa warna sorbannya benar-benar putih.

Akhirnya, ia sampai di tokonya. Lalu, ia mengeluarkan kunci dan hendak membuka gembok pintu. Tiba-tiba pedagang ketiga menghampirinya dan menyapanya dengan salam. Setelah dijawab, pedagang ketiga berkata, “Wahai Tuan Besar, alangkah indahnya pagi ini. Apalagi, setelah saya melihat Anda memakai pakaian yang sangat bagus dan sorban biru yang sangat elok itu”.

Pedagang terkenal itu sempat ragu dengan keyakinannya bahwa sorbannya berwarna putih. Maka, ia melihat sorbannya dan memegangnya seraya memilin-milinnya untuk meyakinkan warnanya. Ia mengusap kedua matanya dan berkata, “Wahai saudaraku, sorbanku ini putiiiiiiiiiih…!”.

Pedagang ketiga membantah dan berkata, “Biru, bukan putih! Bahkan sorbanmu sangat cocok dengan warna biru itu. Jadi, Anda tidak perlu bersedih.” Pedagang ketiga meninggalkannya, dan pedagang terkenal ini berteriak, “Wahai Kawan, sorban ini putih!” Lalu, ia mulai memperhatikan kembali sorbannya sambil membolak-balik ujungnya.

Ketika pedang terkenal sedang duduk dan memandangi sorbannya, pedagang keempat menghampirinya dan mengucapkan salam. Kemudian pedagang keempat berkata, “Selamat datang Tuan yang terhormat. Oow masya Allah, alangkah bagusnya sorban merahmu itu! Di mana Anda membelinya?”. Si pedagang terkenal kesal dan berkata, “Wahai Kawan, lihatlah, sorbanku ini putih… tih…”. “Bukan putih, tapi merah…”, timpal si pedagang keempat.

Pedagang terkenal ini menjadi kecut dan diam memandangi ujung sorbannya. Beberapa saat kemudian, ia berbicara sendiri, “Sorban ini berwarna hijau! Eh.. bukan hijau, tapi putih. Bukan, bukan putih, tapi biru. Oh, bukan biru, tapi hitam..”.

Tiba-tiba ia tertawa sendiri. Lalu berteriak-berteriak dan sesekali menangis tersedu-sedu. Bahkan melompat-melompat sambil tertawa cekikikan seperti anak kecil.

Ibnu Hazm berkata : Sejak itu, aku melihatnya menjadi gila dan sering dilempari krikil oleh anak-anak kecil di jalan-jalan Andalusia.

 

Keempat pedagang tadi bukan hanya merubah tabiat dan perilaku pedagang terkenal, melainkan juga akalnya, hanya dengan kecakapan-kecapakan dasar mempengaruhi orang lain, yang tentu saja tidak pernah mereka pelajari.

Bagaimana menurut Anda dengan kecakapan yang bisa dipelajari, disinari oleh Al-Qur’an dan sunnah, kemudian dipraktekkan untuk tujuan beribadah kepada Allah?

Oleh sebab itu, yuk kita mempelajari berbagai kecakapan atau keahliah yang bisa mengantarkan kita menuju kesuksesan dan kebahagiaan. Selanjutnya kita praktekkan keahlian-keahlian baik yang dikuasai untuk meraih kebahagiaan.

Anda kurang yakin? Atau Anda sudah mulai menyerah dan tidak sabar?

Rasulullah pernah bersabda, “Sesungguhnya ilmu diperoleh dengan belajar, sedang kesabaran diperoleh dengan berlatih sabar”

Orang yang sukses tidak hanya mampu mengembangkan kecakapan-kecakapan dirinya sendiri, tetapi juga mampu mengembangkan kecakapan-kecakapan orang lain. Bahkan, kadangkala ia juga bisa mengubah semua itu.

 

Sumber :

Al-‘Areifi, Muhammad, 2016. Enjoy Your Life. Jakarta: Qisthi Press <cetakan ke 16>

 

Penulis : Shofi Suryalathifani

Tinggalkan Balasan

Recent Posts

JANGAN PERNAH PUTUS ASA DALAM BERDOA

Allâh Azza wa Jalla berfirman: وَقَالَ رَبُّكُمُ ادْعُونِي أَسْتَجِبْ لَكُمْ ۚ إِنَّ الَّذِينَ يَسْتَكْبِرُونَ عَنْ عِبَادَتِي سَيَدْخُلُونَ جَهَنَّمَ دَاخِرِينَ Dan Rabbmu berfirman:“Berdo’alah kepada-Ku, niscaya akan Ku-perkenankan bagimu. Sesungguhnya orang-orang yang menyombongkan diri dari beribadah kepada-Ku (berdo’a kepada-Ku) akan masuk neraka Jahannam dalam keadaan hina dina. [Al-Mu’min/Ghafir/40: 60].gi Imam Sufyan ats-Tsauri rahimahullah mengatakan bawha makna ayat […]

Setiap amalan tergantung pada niat

Dari Amirul Mukminin, Abu Hafsh ‘Umar bin Al-Khattab radhiyallahu ‘anhu, ia berkata bahwa ia mendengar Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, إنَّمَا الأعمَال بالنِّيَّاتِ وإِنَّما لِكُلِّ امريءٍ ما نَوَى فَمَنْ كَانَتْ هِجْرَتُهُ إلى اللهِ ورَسُولِهِ فهِجْرَتُهُ إلى اللهِ ورَسُوْلِهِ ومَنْ كَانَتْ هِجْرَتُهُ لِدُنْيَا يُصِيْبُها أو امرأةٍ يَنْكِحُهَا فهِجْرَتُهُ إلى ما هَاجَرَ إليه .ِ“Sesungguhnya setiap amalan […]

Kebiasaan sebelum dan setelah bangun tidur Rasulullah

dari Hudzaifah bin Al Yaman berikut ini. Beliau radhiallahu ‘anhu mengatakan: كان النبيُّ صلَّى اللهُ عليهِ وسلَّمَ إذا أخذ مضجعه من الليلِ قال : ( اللهم باسمك أموت وأحيا ) . فإذا استيقظ قال : ( الحمد للهِ الذي أحيانا بعد ما أماتنا وإليه النشورُ ) “Biasanya Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam ketika berbaring di tempat berbaringnya […]

“Semangat Menuntut Ilmu”

ومن سلك طريقا يلتمس فيه علما سهل الله له به طريقا إلى الجنة “Barangsiapa yang berjalan untuk menuntut ilmu, maka Allah akan memudahkan baginya jalan ke surga.” (HR. Muslim). Ilmu adalah perkara yang sangat penting dalam kehidupan. Ketika manusia hidup di dunia dia membutuhkan ilmu pengetahuan. Maka dari itulah, kemuliaan seseorang terletak pada ilmu yang dia […]

Keutamaan Bersedekah

Terdapat ratusan dalil yang menceritakan keberuntungan, keutamaan, kemuliaan orang-orang yang bersedekah. Diantara keutamaan bersedekah antara lain: Sedekah dapat menghapus dosa. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: والصدقة تطفىء الخطيئة كما تطفىء الماء النار “Sedekah dapat menghapus dosa sebagaimana air memadamkan api.” (HR. Tirmidzi, di shahihkan Al Albani dalam Shahih At Tirmidzi, 614) Diampuninya dosa di […]

TANTANGAN DAKWAH DI ERA MILENIAL

Assallammu’alaikum wa rohmatullahi wa barokatuh… Marilah kita bersyukur kepada Allah ‘Azza wa Jalla atas nikmat dan kesempatan yang telah Allah berikan kepada kita semua, sehingga Alhamdulillah anda bisa membaca artikel ini dan saya pun Alhamdulillah masih bisa diberikan  kesempatan  untuk menulis artikel ini, kedua kalinya tak lupa kita haturkan sholawat serta salam kepada junjungan nabi […]

BIOGRAFI SINGKAT ILMUWAN DOKTER MUSLIM YANG MEMILIKI PENGARUH BESAR TERHADAP ILMU PENGETAHUAN

Assallammu’alaikumwarahmatullahiwabarakatuh, halo sahabat iman, terkhusus untuk sahabat kedokteran, kali ini kita akan membahas tentang biografi singkat dari ilmuwan kedoteran yang memiliki pengaruh besar terhadap ilmu pengetahuan, kira-kira sudah pada tahu belum niih??? Langung aja yuk simak tulisan berikut ini. Islam pernah mengalami kejayaan pada era 780M- 1258 M. Pada masa ini para ilmuwan memberikan banyak […]

DIET UNTUK PENDERITA DM

Hiperglikemi merupakan suatu kondisi peningkatan kadar glukosa dalam darah melebihi batas normal. Hiperglikemia adalah salah satu tanda khas pada orang diabetes mellitus (DM). Hal yang menjadi perhatian pada penderita DM adalah makanan atau nutrisi harian, yang akan mempengaruhi kadar glukosa darahnya. Prinsip pengaturan makan pada  penyandang DM hamper sama dengan anjuran makan untuk masyarakat umum, […]

KADAR SEMANGAT IBADAH MASIH NAIK TURUN? APA YANG SEBAIKNYA YANG PERLU DIKOREKSI?

Assallammu’alaikum Warohmatullahi Wabarokatuh… Saudaraku… Dalam beribadah seringkali kita mengalami gundah gulana, kadang kala kita semangat, kadang kalapun lemas melemas menjadi malas. Wajarkah? Hmmmm wajar-wajar saja karena kita manusia, yang memilliki kadar keimanan yang naik turun, hal ini dijelaskan dalam dalam Al-Qur’an surah Al-Ahzab ayat 22 yang artinya “Dan itulah yang menambah iman mereka dan ketundukan”(Qs. […]

Event SKI Asy-Syifa

no event