SKI Asy-Syifa

Health

Bagaimana Metabolisme Tubuh Kita Saat Puasa?

Bagaimana Metabolisme Tubuh Kita Saat Puasa?

 

Puasa merupakan ibadah yang biasa dilaksanakan oleh umat Islam, baik itu puasa wajib maupun sunnah. Puasa tidak hanya semata – mata sebagai ibadah, namun juga melatih kita untuk menahan hawa nafsu dan meningkatkan ketaatan kita kepada Allah subhanahu wa ta’ala. Bulan lalu umat Islam telah melaksanakan ibadah wajib puasa Ramadhan selama sebulan penuh, kemudian dilanjutkan dengan puasa sunnah selama 6 hari pada bulan Syawal dengan maksud untuk menyempurnakan ibadah. Sesuai dengan sabda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wassalam, “Barangsiapa yang berpuasa Ramadhan kemudian diikuti berpuasa 6 hari di bulan Syawal maka dia berpuasa seperti setahun penuh.” [HR. Muslim No. 116]

Di luar waktu puasa, tubuh menggunakan energi yang didapatkannya dari makan dan minum setiap 4 – 6 jam sekali. Namun, saat puasa seseorang akan menahan diri untuk tidak makan dan minum selama kurang lebih 13-14 jam.

Bagaimana seseorang bisa bertahan tidak makan dan minum selama itu?

Mari kita bahas bersama.

Apabila kita ingin mengetahui bagaimana tubuh bisa bertahan selama berpuasa, kita harus mengetahui terlebih dahulu sumber energi yang ada pada tubuh kita. Sumber energi kita berasal dari karbohidrat, lemak, dan protein. Sumber energi ini memiliki tempat penyimpanan di tubuh dengan jumlah yang berbeda dimana protein disimpan dalam jumlah yang sangat terbatas, karbohidrat disimpan dalam jumlah terbatas, dan lemak disimpan dalam jumlah yang sangat banyak. Setiap sumber energi digunakan pada kondisi yang berbeda. Pada kondisi normal, penggunaan sumber energi dimulai dari karbohidrat, kemudian lemak dan terakhir protein. Semua ini memiliki jalur metabolismenya masing – masing dan akan berjalan di jalur metabolisme yang sama pada kondisi tertentu.

Di dalam tubuh manusia terjadi berbagai proses untuk menghasilkan energi yang akan digunakan oleh tubuh itu sendiri. Proses ini dinamakan metabolisme. Saat seseorang puasa, jika energi yang dihasilkan dari karbohidrat telah habis maka cadangan lemak yang disimpan akan digunakan sebagai sumber energi alternatif. Proses pemecahan lemak ini dinamakan lipolisis. Hal inilah yang menyebabkan terjadinya penurunan berat badan saat puasa karena cadangan lemak dalam tubuh telah digunakan. Menurut beberapa penelitian, orang yang menjalani puasa tidak akan mengurangi jumlah protein tubuh secara signifikan. Lemak menjaga agar proses glukoneogenesis, yaitu proses pembentukan glukosa selain dari karbohidrat, tidak menggunakan protein tubuh karena protein merupakan cadangan bahan energi terakhir. Jadi, kita tidak perlu khawatir tentang sumber protein dalam tubuh kita akan berkurang.

Berdasarkan pembahasan di atas, ternyata puasa memiliki kebaikan untuk tubuh kita. Agar kesehatan tidak terganggu selama puasa sebaiknya kita tetap memperhatikan makanan dan minuman yang dikonsumsi sewaktu sahur dan berbuka.

Mari, kita perbanyak amalan puasa sunnah dan menjalaninya secara konsisten. Semoga amalan – amalan sunnah yang kita kerjakan dapat memberatkan timbangan amal baik kita kelak di hari perhitungan. Aamiin.

Penulis:

Lalu Shalya Kusuma Putra

 

Sumber:

  1. Muslim no. 116

Seputar Syawal

Patterson, R. E., Laughlin, G. A., Sears, D. D., Andrea, Z., Marinac, C. R., Gallo, L. C., … Martínez, M. E. (2015). Intermittent Fasting and Human Metabolic Health. Journal of the Academy of Nutrition

Tinggalkan Balasan

Recent Posts

Kegiatan Kesmas Al-Wafi 2018

Transfusi darah adalah kegiatan dalam membantu penyembuhan manusia ketika kadar darah dalam tubuh dibawah yang seharusnya. Menyumbangkan darah kepada orang lain yang amat membutuhkannya menurut kesepakatan para ahli fikih termasuk dalam kerangka tujuan syariat Islam, yaitu menghindarkan salah satu bentuk kemudaratan yang akan menimpa diri seseorang. Meskipun pada hakikatnya darah yang dikeluarkan dari tubuh manusia […]

7 Cara Menenangkan Hati

Selama manusia hidup, kesenangan dan kesedihan selalu bergantian mengisi hari-hari. Permasalahan yang terus-menerus datang, baik itu ringan maupun berat, akan memberikan dampak pada hati seseorang. Ketika dihadapkan dengan masalah, manusia sering menghindarinya. Namun, dengan menghindari masalah yang dimiliki, hati akan merasa tidak tenang. Dalam Islam, kita diajarkan cara untuk membuat hati menjadi tenang dan selalu […]

Tutur Kata yang Baik

Saudaraku.. Mungkin dari kita sering atau suka menggunakan kata-kata yang tidak baik. Kata dusta. Kata hinaan. Serta ujaran kebencian. Kata-kata tersebut diucapkan baik saat bercanda, atau sedang serius, marah, dan sebagainya. Ada pula yang mengatakannya demi memuaskan diri saja. Atau ingin menjatuhkan suatu tokoh yang terkenal. Wahai saudaraku, apakah baik sikap muslim seperti itu ? […]

Event SKI Asy-Syifa

no event