SKI Asy-Syifa

Islamic Study

Apakah Maryam saudari Harun dan Musa?

Apakah Maryam saudari Harun dan Musa?

Orang-orang saat itu begitu kaget melihat Maryam yang sedang membawa bayinya, Isa alaihissalam. Mereka berkata:

يَا أُخْتَ هَارُونَ مَا كَانَ أَبُوكِ امْرَأَ سَوْءٍ وَمَا كَانَتْ أُمُّكِ بَغِيًّا

“Hai saudara perempuan Harun, ayahmu sekali-kali bukanlah seorang yang jahat dan ibumu sekali-kali bukanlah seorang pezina.” (QS Maryam: 28)
Siapakah Harun yang namanya termaktub dan merupakan saudara kandung Maryam itu?
Apakah Harun tersebut adalah Harun yang merupakan saudara Musa?

Di antara hal yang diketahui dalam sejarah bahwa Musa dan saudaranya Harun wafat beribu-ribu tahun sebelum Maryam, sehingga tidak bisa tergambarkan bahwa Harun yang termaktub dalam ayat di atas adalah Harun saudara Musa.
Rasulullah shallallahu alaihi wasallam telah menyinggung masalah ini dalam sebuah hadits yang diriwayatkan Imam Muslim, sahabat Mughirah ibn Syu’bah berkisah:

لَمَّا قَدِمْتُ نَجْرَانَ سَأَلُونِي فَقَالُوا إِنَّكُمْ تَقْرَءُونَ يَا أُخْتَ هَارُونَ وَمُوسَى قَبْلَ عِيسَى بِكَذَا وَكَذَا فَلَمَّا قَدِمْتُ عَلَى رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ سَأَلْتُهُ عَنْ ذَلِكَ فَقَالَ إِنَّهُمْ كَانُوا يُسَمُّونَ بِأَنْبِيَائِهِمْ وَالصَّالِحِينَ قَبْلَهُمْ

“Ketika aku mendatangi kota Najran, para penduduknya bertanya kepadaku; ‘Sesungguhnya kalian membaca (ayat) “wahai saudara Harun”, padahal Musa hidup sebelum Isa berjarak beberapa tahun.’ Maka ketika aku datang kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam, aku menanyakan hal itu kepada beliau, dan beliaupun menjawab: ‘Dulu mereka memberi nama dengan nama-nama para Nabi mereka dan orang-orang shaleh sebelum mereka.’

(Shahih Muslim, no. 3982)

Masyarakat di masa Maryam saat itu menamai anak mereka dengan nama para nabi dan orang shaleh, dan Harun adalah salah satu nama yang mereka pilih sebagaimana saat ini kaum muslimin menamakan anak mereka dengan nama Muhammad.

Karena itu, Harun yang tertera dalam ayat di surat Maryam di atas dan merupakan saudara Maryam adalah orang shaleh namun bukanlah Harun saudara Musa -alaihimussalam-. Demikianlah penjelasan ulama yang kami dapati dalam tema ini.

___

Kesimpulan:

-1. Harun saudara Maryam adalah orang shaleh dan bukanlah Harun saudara Musa.

-2. Keutamaan nama Harun sebab Allah menjadikan dan memilih nama tersebut sebagai nama nabi dan mencantumkannnya dalam Al-Qur’an.

-3. Orang-orang Nasraniy menggunakan ayat tersebut sebagai senjata untuk menyerang al-Qur’an. Mereka mengklaim bahwa kitab suci umat Islam mengandung kesalahan historis. Mereka mempermasalahkan sebutan Maryam sebagai saudara perempuan Harun sedang Harun sendiri adalah saudara Musa telah meninggal ribuan tahun sebelum Maryam.
-4. Semenjak dulu hingga kini tak henti-hentinya kaum Nashraniy menyebarkan kerancuan dalam beragama.

-5. Bukanlah aib jika sebagian kaum muslimin tidak bisa menjawab pertanyaan orang Kristen, sebab Rasulullah shallallahu alaihi wasallam tidak mencela Mughirah ibnu Syu’bah yang tidak tahu siapa Harun yang dimaksud. Walaupun begitu tetap disyariatkan untuk bertanya kepada ahli ilmu tentang kerancuan-kerancuan yang disematkan oleh kaum Nashrani.
-6. Pentingnya memahami al-Qur’an bersumber dari pijakan yang otentik. Dibutuhkan hadits-hadits nabi shallallahu alaihi wasallam dalam menafsirkan al-Qur’an. Dalam hal ini, sahabat Mughirah bertanya dan menerima tafsir langsung dari nabi shallallahu alaihi wasallam.. . .

___

Yani Fahrianyah (172)

Asrama, Januari 2017

Tinggalkan Balasan

Recent Posts

Kegiatan Kesmas Al-Wafi 2018

Transfusi darah adalah kegiatan dalam membantu penyembuhan manusia ketika kadar darah dalam tubuh dibawah yang seharusnya. Menyumbangkan darah kepada orang lain yang amat membutuhkannya menurut kesepakatan para ahli fikih termasuk dalam kerangka tujuan syariat Islam, yaitu menghindarkan salah satu bentuk kemudaratan yang akan menimpa diri seseorang. Meskipun pada hakikatnya darah yang dikeluarkan dari tubuh manusia […]

7 Cara Menenangkan Hati

Selama manusia hidup, kesenangan dan kesedihan selalu bergantian mengisi hari-hari. Permasalahan yang terus-menerus datang, baik itu ringan maupun berat, akan memberikan dampak pada hati seseorang. Ketika dihadapkan dengan masalah, manusia sering menghindarinya. Namun, dengan menghindari masalah yang dimiliki, hati akan merasa tidak tenang. Dalam Islam, kita diajarkan cara untuk membuat hati menjadi tenang dan selalu […]

Tutur Kata yang Baik

Saudaraku.. Mungkin dari kita sering atau suka menggunakan kata-kata yang tidak baik. Kata dusta. Kata hinaan. Serta ujaran kebencian. Kata-kata tersebut diucapkan baik saat bercanda, atau sedang serius, marah, dan sebagainya. Ada pula yang mengatakannya demi memuaskan diri saja. Atau ingin menjatuhkan suatu tokoh yang terkenal. Wahai saudaraku, apakah baik sikap muslim seperti itu ? […]

Event SKI Asy-Syifa

no event