SKI Asy-Syifa

Islamic Study

Tujuan Berpuasa

Tujuan Berpuasa

Segala puji bagi Allah yang telah menurunkan Kitab (Al-Qur’an) kepada hamba-Nya sebagai petunjuk yang lurus.

Shalawat & Salam pada Nabi Muhammad : Hamba & Utusan Allah, serta Keluarga, Sahabat & siapa saja yang mengikuti petunjuk Beliau.

أما بعد ؛
Kita Mengetahui bahwa Tujuan Utama Agama ini : adalah Menebarkan Keadilan di Muka Bumi, sebagaimana firman Allah :

إِنَّ اللَّهَ يَأْمُرُ بِالْعَدْلِ وَالْإِحْسَانِ وَإِيتَاءِ ذِي الْقُرْبَىٰ
Sesungguhnya Allah menyuruh (kalian) berlaku adil dan selalu berbuat baik, serta memberi bantuan kepada kerabat dekat.

Adil yang Allah maksud dalam ayat ini : adalah Terciptanya kestabilan hidup antara Hamba & Sang Pencipta (Allah), begitu pula antara sesama Manusia & semua makhluk ciptaan Allah di muka bumi.

Maka bila seorang Muslim merenungi semua perintah Allah : maka ia akan menemukan keadilan & kestabilan dalam setiap perintah-Nya.

Diantara perintah Allah adalah Kewajiban berpuasa di bulan Ramadhan : yang semua Tujuan-nya adalah Keadilan & Kestabilan.

1. Melatih Keadilan Diri dalam Keikhlasan beramal “hanya untuk Allah & karena Allah”, bukan untuk Tujuan Duniawi dari harta, kedudukan, pujian dsb.

2. Keadilan bagi Jiwa agar menjaga Syahwat dari sikap berlebihan dalam makanan, minuman, tidur, berbicara, jalan² & seksual sehingga diarahkan untuk memperbanyak ibadah kepada Allah.

3. Keadilan untuk merasakan keadaan orang² fakir & miskin yang terbiasa kelaparan.

4. Kestabilan Tubuh yang selama 11 bulan digunakan untuk mencerna makanan & minuman, maka pada bulan Ramadhan diatur agar makan & minum secukupnya.

Dan banyak hikmah lain dalam perintah Puasa, yang semuanya mengarah pada Ketakwaan yang bermakna : seorang semakin mendekatkan diri kepada Allah dengan melaksanakan perintah-Nya dan Menjauhi larangan-Nya, agar Allah selamatkan ia dari Neraka & memasukkannya ke dalam Surga.

Maka semua Tujuan & Hikmah diatas berlawanan dari larangan Allah, sebagaimana lanjutan firman-Nya :

وَيَنْهَىٰ عَنِ الْفَحْشَاءِ وَالْمُنْكَرِ وَالْبَغْيِ ۚ

dan Dia (Allah) melarang kalian dari (melakukan) perbuatan keji, kemungkaran, dan permusuhan.

Maka Sifat Riya (beramal agar dilihat sehingga dipuji) atau Sum’ah (menceritakan amal agar didengar orang lain sehingga dipuji) merusak Keadilan Tauhid kepada Allah begitu pula Banyak Makan, Minum, Tidur, Bicara, Jalan², Bercanda, Seksual dsm merusak Keadilan Jiwa & Tubuh dan masuk dalam kategori perbuatan Keji & Mungkar.

Semua ini adalah Pelajaran bagi Manusia agar mereka merenungi Hakikat kehidupan ini, bahwa setelah mereka mati nanti “akan ada kehidupan yang lebih panjang : yang setiap perbuatan mereka di dunia akan dipertanggung jawabkan secara detail”.

يَعِظُكُمْ لَعَلَّكُمْ تَذَكَّرُونَ
Dia (Allah) memberi pengajaran kepada kalian agar kamu dapat mengambil pelajaran. (An-Nahl 90).

Ust. Jundi Al Maahy

Tinggalkan Balasan

Recent Posts

Kegiatan Kesmas Al-Wafi 2018

Transfusi darah adalah kegiatan dalam membantu penyembuhan manusia ketika kadar darah dalam tubuh dibawah yang seharusnya. Menyumbangkan darah kepada orang lain yang amat membutuhkannya menurut kesepakatan para ahli fikih termasuk dalam kerangka tujuan syariat Islam, yaitu menghindarkan salah satu bentuk kemudaratan yang akan menimpa diri seseorang. Meskipun pada hakikatnya darah yang dikeluarkan dari tubuh manusia […]

7 Cara Menenangkan Hati

Selama manusia hidup, kesenangan dan kesedihan selalu bergantian mengisi hari-hari. Permasalahan yang terus-menerus datang, baik itu ringan maupun berat, akan memberikan dampak pada hati seseorang. Ketika dihadapkan dengan masalah, manusia sering menghindarinya. Namun, dengan menghindari masalah yang dimiliki, hati akan merasa tidak tenang. Dalam Islam, kita diajarkan cara untuk membuat hati menjadi tenang dan selalu […]

Tutur Kata yang Baik

Saudaraku.. Mungkin dari kita sering atau suka menggunakan kata-kata yang tidak baik. Kata dusta. Kata hinaan. Serta ujaran kebencian. Kata-kata tersebut diucapkan baik saat bercanda, atau sedang serius, marah, dan sebagainya. Ada pula yang mengatakannya demi memuaskan diri saja. Atau ingin menjatuhkan suatu tokoh yang terkenal. Wahai saudaraku, apakah baik sikap muslim seperti itu ? […]

Event SKI Asy-Syifa

no event