SKI Asy-Syifa

Health

Stimulasi Janin oleh Lantunan Ayat Suci Al-Quran

Pendidikan agama tidak hanya diberikan ketika seorang anak telah lahir ke dunia, tetapi juga saat masih berada di dalam kandungan atau yang biasa disebut pendidikan islam pranatal. Tujuannya adalah menanamkan ajaran Islam sejak dalam kandungan sesuai kaidah agama untuk membentuk manusia yang beriman dan bertaqwa.

Dalam hal pendidikan agama, seorang ibu memiliki andil besar dalam mendidik anaknya, karena ibu merupakan madrasah pertama bagi putra-putrinya. Cara yang ditempuh dalam metode pendidikan anak di dalam kandungan di antaranya yaitu dengan banyak berdo’a, memperdengarkan ayat suci Al-Qur’an dengan memperbanyak membacanya dan mengajak sang janin berdialog di dalam kandungan, serta menjaga perilaku ibu selama masa mengandung dan kehamilan.

Al-Qur’an memberikan dampak yang besar pada bayi. Hal tersebut dinyatakan oleh Dr Nurhayati dari Melayu dalam Seminar Konseling dan Psikoterapi pada tahun 1997. Menurut penelitiannya, bayi berusia 48 jam yang mendengarkan Qur’an menunjukkan respon, tersenyum, sehingga ia merasa lebih tenang. Jika mendengarkan musik dapat mempengaruhi kecerdasan intelektual (IQ) dan Emotional Quotient (EQ), namun dengan mendengar lantunan Al-Qur’an dapat memiliki dampak yang lebih baik, tidak hanya mempengaruhi IQ dan EQ, tetapi juga mempengaruhi Spiritual Quotient (SQ).

Penelitian lainnya dilakukan oleh Zulkarnaini dkk. dari Universiti Teknologi MARA di Malaysia tentang perbandingan efek mendengarkan Al-Qur’an dan musik klasik pada janin menggunakan Electroenchepalograph (EEG). Selama percobaan, setiap sampel didengarkan bacaan Al-Qur’an Surah Yasin dan musik klasik Pachebel’s Canon D Major. Hasilnya didapatkan kenaikan gelombang alfa sebesar 12,67% selama mendengarkan Al-Qur’an, sedangkan 9,96% saat mendengarkan musik klasik. Gelombang alfa dapat mempengaruhi otak secara positif untuk menstimulasi perkembangan kecerdasan janin. Selain itu, mendengarkan Al-Qur’an dapat membuat janin lebih rileks dan berada pada kondisi yang lebih siaga.

Penelitian Dr. Al Qadhi dari Amerika Serikat di Al Battar (2012) menunjukkan bahwa efek umum yang dirasakan oleh orang-orang yang menjadi subyek penelitiannya menyatakan bahwa lantunan Al-Quran dapat menurunkan depresi atau kesedihan, memperoleh ketenangan pikiran, dan menangkal berbagai penyakit. Penelitian psikiater ini didukung oleh peralatan elektronik modern untuk mendeteksi tekanan darah, detak jantung, ketahanan otot, dan skin resistance terhadap aliran listrik. Beliau menyimpulkan penelitiannya bahwa Al-Quran memberi dampak yang besar hingga 97% untuk memberikan ketenangan mental dan menyembuhkan penyakit.

Penelitian Dr. Al Qadhi ini diperkuat pula melalui penelitian yang dilakukan oleh Muhammad Salim yang dipublikasikan di Boston University. Subyek penelitiannya adalah 5 relawan yang terdiri dari 3 laki-laki dan 2 perempuan. Kelima orang tersebut tidak mengerti bahasa Arab sama sekali dan mereka tidak diberitahu bahwa apa yang mereka akan dengarkan adalah Al-Qur’an. Penelitian yang dilakukan bersama 210 kali, dibagi menjadi dua sesi. Mereka membaca Al-Qur’an dengan tartil dan membaca bahasa Arab yang bukan dari Al-Qur’an. Kesimpulannya, responden mendapat kedamaian hingga 65% ketika mendengarkan pembacaan Al-Quran dan mendapatkan ketenangan hanya 35% saat mendengarkan bahasa Arab yang tidak dari Al-Qur’an.

Manfaat membaca Al-Quran pada janin, telah dibuktikan oleh kisah nyata “Farih Abdurrahman”, balita yang Hafidz Al-Qur’an (watch on: https://www.youtube.com/watch?v=UYc4cEfbp6Q). Ibunya selalu membacakan ayat Al-Kahfi ketika Farih masih dalam kandungan, mendengarkan Al-Qur’an dan berkomunikasi dengan janinnya. Ketika Farih lahir dan mampu berbicara saat ia berusia 2 tahun, kata-kata pertama yang diucapkan oleh Farih adalah ayat al-Kahfi. Dengan bimbingan orang tuanya, Farih bisa menghafal Al-Qur’an di usia dini yang belum tentu dapat dilakukan oleh orang dewasa. Tidak ada teliti atau bacaan yang dapat meningkatkan hafalan maupun memberikan ketenangan bagi seseorang, kecuali membaca Al-Quran.

Penulis : Arizka Mardiya Emha dan Shofi Suryalathifani

SUMBER:

Lutfiah, Nur’aini, 2006. Implementasi Pendidikan Islam Pranatal. [pdf] Available at : <http://eprints.ums.ac.id/41670/1/11.%20NASKAH%20PUBLIKASI.pdf> [Accessed 27 Desember 2016]

Suciati, 2015. The Impact of Prenatal Education Through Stimulating Quran’s Recitation on Child’s Growth. Qudus International Journal of Islamic Studies Volume 3, Issue 2. [e-journal] Available at:

<http://journal.stainkudus.ac.id/index.php/QIJIS/article/view/1583/1452>

Zulkurnaini, Noor Ashikin, Kadir, Ros Shilawani S. Abdul, Murat, Zunairah Hj, Isa, Roshakimah Mohd, 2012. The comparison between listening to Al-Quran and listening to classical music on the brainwave signal for the alpha band, [online]. Available at : < https://uitm.pure.elsevier.com/en/publications/the-comparison-between-listening-to-al-quran-and-listening-to-cla > [Accessed 27 Desember 2016]

Tinggalkan Balasan

Recent Posts

Bagaimana Metabolisme Tubuh Kita Saat Puasa?

  Puasa merupakan ibadah yang biasa dilaksanakan oleh umat Islam, baik itu puasa wajib maupun sunnah. Puasa tidak hanya semata – mata sebagai ibadah, namun juga melatih kita untuk menahan hawa nafsu dan meningkatkan ketaatan kita kepada Allah subhanahu wa ta’ala. Bulan lalu umat Islam telah melaksanakan ibadah wajib puasa Ramadhan selama sebulan penuh, kemudian […]

Manfaat Bangun Fajar Bagi Kesehatan Menurut Al-Qur‘an

  Allah subhanahu wa ta’ala berfirman, “…dan (laksanakanlah pula shalat) subuh. Sungguh, shalat subuh itu disaksikan (oleh malaikat).” (QS. Al-Isra’ : 78) Al – Qur’an sebagai pedoman dalam melaksanakan kehidupan umat Islam menganjurkan kita untuk tidur lebih awal dan bangun sejak fajar. Dalam sebuah hadist shahih, Rasulullah shallallahu alaihi wassalam bersabda, “Umatku ini diberkati ketika […]

Bolehkah Sikat Gigi saat Puasa?

Rasulullah ﷺ sering sekali membersihkan gigi dengan siwak. Salah seorang sahabat Nabi ﷺ menceritakan, dari ‘Amir bin Rabi’ah, ia mengatakan : “Nabi ﷺ sering kali bersiwak saat puasa dan jumlahnya tidak terhitung”. HR. Bukhari Diantara keutamaan sikat gigi yang disabdakan Rasulullah ﷺ adalah : “Andaikan tidak memberatkan umatku, niscaya perintahkan mereka untuk bersiwak setiap hendak […]

Event SKI Asy-Syifa

no event