SKI Asy-Syifa

Health

Seluk Beluk Sel Darah dan Keunikan disetiap Komponennya

Seluk Beluk Sel Darah dan Keunikan disetiap Komponennya

Oleh Muhammad Alfaridzi

 

إِنَّ فِي خَلْقِ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ وَاخْتِلَافِ اللَّيْلِ وَالنَّهَارِ لَآيَاتٍ لِأُولِي الْأَلْبَابِ الَّذِينَ يَذْكُرُونَ اللَّهَ قِيَامًا وَقُعُودًا وَعَلَىٰ جُنُوبِهِمْ وَيَتَفَكَّرُونَ فِي خَلْقِ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ رَبَّنَا مَا خَلَقْتَ هَٰذَا بَاطِلًا سُبْحَانَكَ فَقِنَا عَذَابَ النَّارِ

Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi, dan silih bergantinya malam dan siang terdapat tanda-tanda bagi orang-orang yang berakal, (yaitu) orang-orang yang mengingat Allah sambil berdiri atau duduk atau dalam keadan berbaring dan mereka memikirkan tentang penciptaan langit dan bumi (seraya berkata): “Ya Rabb kami, tiadalah Engkau menciptakan ini dengan sia-sia, Maha Suci Engkau, maka peliharalah kami dari siksa neraka”. [Ali ‘Imran/3:190-191].

Tubuh kita telah diciptakan oleh ﷲ dengan sangat sempurna. Setiap detail dalam tubuh kita merupakan salah satu dari sepersekian juta kebesaran ﷲ. Mempelajari kebesaran ﷲ di alam semesta ini adalah salah satu cara kita untuk mensyukuri segala nikmat-Nya dan meningkatkan keimanan kita kepada makhluk-Nya seperti manusia, hewan dan tumbuhan. Sel sebagai unit terkecil organisme pun adalah salah satu wujud dari kuasa ﷲ. Tak terkecuali sel darah. Sel darah merupakan salah satu bagian dari tubuh kita. Sel ini mempunyai peran penting untuk menjaga kelangsungan hidup kita. Tubuh kita mengandung berjuta-juta sel darah yang selalu bersirkulasi setiap hari. Layaknya jalan raya, lalu lintas pembuluh darah kita sangatlah padat. Dalam sehari, berjuta – juta sel yang berlalu lalang melintasi pembuluh darah kita dan melakukan tugasnya. Setelah bersirkulasi dan melakukan tugas – tugasnya dalam jangka waktu tertentu, sel – sel ini akan digantikan oleh sel – sel baru.

Sel yang pertama adalah sel darah merah. Sel ini dalam istilah medis disebut eritrosit. Dalam tubuh kita terdapat ± 5.000.000/ml3 sel darah merah yang bersirkulasi. Sel darah merah berperan seperti kurir. Fungsi penting dari sel darah merah adalah mengangkut oksigen yang berikatan dengan protein hemoglobin. Sel darah merah normal berbentuk cakram bikonkaf dengan diameter rata – rata sekitar 7,8 gm dan dengan ketebalan 2,5 µm pada bagian yang paling tebal serta 1 µm atau kurang di bagian tengahnya. Bentuk sel darah merah dapat berubah – ubah ketika sel berjalan melewati kapiler. Sesungguhnya, sel darah merah merupakan suatu “kantong” yang dapat diubah menjadi berbagai bentuk. Selanjutnya, karena sel yang normal mempunyai kelebihan pada membran sel, yang membuat membran selnya menjadi tebal, untuk menampung banyak zat di dalamnya, maka perubahan bentuk tadi tidak akan meregangkan membran secara hebat, dan sebagai akibatnya, sel tidak akan pecah, seperti yang terjadi pada banyak sel lainnya. Hal ini tentu sangat bermanfaat dalam menyalurkan oksigen.

Walaupun sel darah merah membawa oksigen, namun ia hanya  membawa dan menyalurkannya ke sel – sel tubuh yang lain dan tidak menggunakanya. Hal ini dikarenakan sel darah merah tidak mempunyai komponen sel yang digunakan untuk mengolah oksigen sebagai bahan bakar metabolismenya seperti mitokondria. Tapi, sel darah merah memiliki enzim – enzim yang dapat membuat energi untuk kebutuhan dirinya tanpa menggunakan oksigen dan juga mempunyai fungsi lain salah satunya menjaga kelenturan membran sel. Sel darah merah bersirkulasi dalam tubuh sekitar 120 hari sebelum akhirnya dihancurkan dan diganti dengan sel baru. Tubuh kita mempunyai pengaturan sendiri dalam memproduksi sel darah merah. Hal ini dimaksudkan untuk menjaga ketersediaan sel darah merah dalam tubuh kita dan agar tidak menumpuk di pembuluh darah jika terdapat terlalu banyak sel darah merah.

Sel lain yang tak kalah penting dalam tubuh kita adalah sel darah putih atau leukosit. Lain halnya dengan sel darah merah, sel darah putih berperan seperti polisi dan tentara yang setiap waktu siap siaga dalam melawan patogen yang masuk ke dalam tubuh. Ada 5 jenis sel darah putih, yaitu neutrofil, eosinofil, basofil, monosit, dan limfosit. Fungsi mereka keseluruhan adalah bersatu dalam memerangi patogen atau mikroorganisme penyebab penyakit yang masuk kedalam tubuh. Limfosit berfungsi sebagai tameng utama tubuh kita. Sel ini telah diprogram secara spesifik untuk membentuk pertahanan imun terhadap sasaran – sasaran mereka. Terdapat dua jenis limfosit, limfosit B dan limfosit T (sel B dan T) yang terlihat serupa. Limfosit B menghasilkan antibodi. Antibodi berikatan dengan benda asing yang mengandung antigen spesifik, misalnya bakteri yang nantinya memicu produksi antibodi tersebut dan menandainya untuk dihancurkan. Limfosit T tidak memproduksi antibodi. Sel ini secara langsung menghancurkan sel sasaran spesifiknya dengan mengeluarkan beragam zat kimia yang melubangi sel korban. Sementara sel darah putih lain juga berperan dalam melawan patogen dengan cara memakannya atau melalui proses fagositosis. Jumlah leukosit sendiri lebih rendah dari eritrosit, yaitu sekitar 7000 sel/μl. Masa hidup dari leukosit rata – rata hanya hitungan jam. Neutrofil, eosinofil, dan basofil hanya mempunyai masa hidup 4-8 jam dan dapat bertahan hingga 4-5 hari saat terjadi infeksi berat. Sementara monosit hanya mempunyai masa hidup 10-20 jam sebelum diregenerasi dan limfosit yang mempunyai masa hidup paling lama dan mampu bertahan berminggu – minggu sampai berbulan – bulan.

Sel leukosit, khususnya sel limfosit, mempunyai fungsi khusus, yaitu fungsi memori. Fungsi yang sangat istimewa ini sangat bermanfaat dalam melawan patogen. Sel limfosit B dapat mengenali semua patogen yang pernah masuk kedalam tubuh kita. Itulah mengapa ketika kita terkena patogen yang sama kedua kali, sel – sel imun kita bekerja lebih cepat. Hal ini dikarenakan data yang tersimpan dalam sel limfosit B sehingga lebih cepat mengenali patogen dan tentunya lebih cepat menentukan senjata yang paling tepat untuk melawan patogen tersebut. Ketika terjadi infeksi, sel – sel tersebut diarahkan pergerakannya menuju lokasi infeksi dan bekerja sama dalam melawan patogen yang masuk kedalam tubuh.

Yang terakhir dan tak kalah pentingnya adalah keping darah atau trombosit. Trombosit sebenarnya bukanlah sel lengkap, tetapi fragmen kecil sel (diameter sekitar 2 hingga 4 mm) yang dilepaskan dari tepi luar sel terikat-sumsum tulang yang sangat besar (diameter hingga 60 mm) yang dikenal sebagai megakariosit. Satu megakariosit biasanya memproduksi sekitar 1000 trombosit. Megakariosit berasal dari sel punca yang belum berdiferensiasi menjadi berbagai macam sel darah. Trombosit pada hakikatnya adalah vesikel yang terlepas yang mengandung sebagian sitoplasma megakariosit yang terbungkus dalam membran plasma. Trombosit tetap berfungsi selama sekitar 10 hari dan akan dibersihkan dari sirkulasi. Fungsi penting dari trombosit adalah dalam menghentikan kehilangan darah. Ketika terjadi perdarahan trombosit bergerak menuju lokasi perdarahan dan berkumpul membentuk sumbat trombosit yang menyumbat pembuluh darah yang bocor dan akhirnya menghentikan kehilangan darah.

Sel – sel darah tersebut mempunyai peran penting masing – masing dalam menjaga kelangsungan hidup kita. Sel – sel ini adalah sebagian kecil dari kebesaran ﷲ yang dapat kita lihat dan pelajari. Masih banyak komponen dari tubuh kita maupun semua hal yang ada di alam semesta ini yang menyimpan segala keajaibannya. Semua itu merupakan kebesaran dari ﷲ yang seharusnya membuat kita semakin mendekatkan diri kepada ﷲ, menaati segala perintah-Nya dan menjahui segala larangan-Nya. Semoga dengan mempelajari dan menghayati segala kebesaran ﷲ dapat memicu kita untuk selalu mensyukuri segala nikmat-Nya, meningkatkan keimanan kit,a dan membuat kita semakin semangat berlomba – lomba dalam kebaikan untuk meraih surga-Nya. Aamiin.

 

والله أعلم بالصواب

 

REFERENCES

Guyton AC & Hall JE, 2011, Buku Ajar Fisiologi Kedokteran; Philadelphia. Saunders Elsevier

Sherwood L, 2013, Fisiologi Manusia; China. Brooks/Cole, Cengage Learning

Tinggalkan Balasan

Recent Posts

Dibalik Kebaikan Donor Darah

  donor/do·nor/ n  1 penderma; pemberi sumbangan; 2 penderma darah (yang menyumbangkan darahnya untuk menolong orang lain yang memerlukan): — darah. Donor darah merupakan istilah yang sudah tidak asing lagi di telinga kita. Darah yang telah didonorkan ini kemudian akan ditransfusikan kepada orang yang membutuhkan. Transfusi darah bertujuan untuk mengembalikan darah yang hilang misalnya saat operasi atau pada cedera parah. […]

Api yang Berbeda

Ya dia adalah Bilal, seseorang yang sontak membuat geger penyelenggaraan Ospek waktu itu. bagaimana tidak, dia satu-satunya maba yang berani menentang senior, karena sikap senior yang tidak bisa diterima. Di saat kami dimarah-marah oleh senior, kami hanya bisa diam dan menundukkan kepala, tetapi tidak dengan dia, dia berani mengatakan salah jika salah dan menunjukkan benar […]

Seluk Beluk Sel Darah dan Keunikan disetiap Komponennya

Oleh Muhammad Alfaridzi   إِنَّ فِي خَلْقِ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ وَاخْتِلَافِ اللَّيْلِ وَالنَّهَارِ لَآيَاتٍ لِأُولِي الْأَلْبَابِ الَّذِينَ يَذْكُرُونَ اللَّهَ قِيَامًا وَقُعُودًا وَعَلَىٰ جُنُوبِهِمْ وَيَتَفَكَّرُونَ فِي خَلْقِ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ رَبَّنَا مَا خَلَقْتَ هَٰذَا بَاطِلًا سُبْحَانَكَ فَقِنَا عَذَابَ النَّارِ Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi, dan silih bergantinya malam dan siang terdapat tanda-tanda bagi orang-orang yang berakal, (yaitu) […]

Event SKI Asy-Syifa

no event