SKI Asy-Syifa

Health

Menyikapi Pro-Kontra Imunisasi dan Vaksinasi

Menyikapi Pro-Kontra Imunisasi dan Vaksinasi

 

Beberapa minggu yang lalu, penyakit difteri kembali mewabah. Padahal sebenarnya penyebaran penyakit ini dapat dicegah melalui imunisasi. Sayangnya, masyarakat kita masih banyak yang kurang menyadari pentingnya imunisasi untuk meningkatkan kekebalan tubuh dan kekebalan komunitas. Banyaknya isu yang beredar mengenai vaksin serta kecenderungan untuk langsung memercayai berita miring sebelum mencari dan mendalami fakta, menyebabkan banyak orang enggan diimunisasi dan divaksinasi. Ditambah lagi beredar yang mengatakan bahwa vaksin mengandung babi dan gerakan vaksinasi merupakan konspirasi Yahudi dan negara – negara barat. Namun, banyak juga yang masih sadar dan paham pentingnya imunisasi hingga akhirnya memunculkan pro dan kontra terhadap imunisasi.

Sebagai seorang muslim, bagaimana sikap kita dalam menghadapi permasalahan tersebut?

Sebelum kita membahas mengenai ini, alangkah baiknya kita mengetahui terlebih dahulu pengertian dan perbedaan antara imunisasi dan vaksinasi.

  • Imunisasi adalah pemindahan atau transfer antibodi secara pasif. Antibodi diperoleh dari komponen plasma donor yang sudah sembuh dari penyakit tertentu.
  • Vaksinasi adalah pemberian vaksin (antigen dari virus atau bakteri yang dapat merangsang imunitas (antibodi) dari sistem imun di dalam tubuh. Semacam memberi “infeksi ringan”. (Pedoman Imunisasi di Indonesia cetakan ke-3 2008, penerbit Depkes)

Pendapat mengenai pro-kontra imunisasi

Pendapat kontra :

  1. Vaksin dianggap haram karena menggunakan bahan – bahan yang berasal salah satunya dari babi.
  2. Memiliki efek samping yang membahayakan karena mengandung zat berbahaya seperti merkuri, thimerosal, aluminium, benzetonium klorida, dan zat – zat kimia lainnya yg akan memicu autisme, cacat otak, dan lain-lain.
  3. Lebih banyak bahaya dan efek samping daripada manfaatnya.
  4. Kekebalan tubuh seseorang secara alami sudah ada, tinggal bagaimana cara menjaganya dengan perilaku hidup sehat.
  5. Konspirasi Yahudi dan negara – negara barat untuk menghancurkan negara – negara berkembang dan Islam dengan cara menghancurkan generasi muda mereka.
  6. Adanya laporan yang mengatakan bahwa anak yang tidak diimunisasi masih tetap sehat dan justru lebih sehat dari anak yang diimunisasi.

Pendapat pro :

  1. Mencegah lebih baik daripada mengobati. Banyak kasus ibu hamil membawa virus Toksoplasma, Rubella, Hepatitis B yang dapat membahayakan ibu dan janin.
  2. Vaksinasi penting dilakukan untuk mencegah penyakit infeksi berkembang menjadi wabah seperti kolera, difteri, dan polio.
  3. Walaupun kekebalan tubuh bawaan telah ada, kita hidup di negara berkembang yang standar kesehatan lingkungannya masih rendah sehingga perlu memperkuat kekebalan tubuh dengan imunisasi.
  4. Efek samping yang membahayakan bisa diminimalisir dengan tanggap terhadap kondisi ketika hendak imunisasi dan lebih banyak mencari tahu jenis merk vaksin serta jadwal yang benar sesuai kondisi setiap orang.
  5. Jangan langsung percaya isu-isu yang tidak jelas dan tidak ilmiah, seperti pada isu vaksinasi MMR dapat menyebabkan autis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penyebab autis adalah multifaktor dan penyebab utamanya masih harus diteliti.
  6. Beberapa fatwa menyatakan imunisasi halal dan dibolehkan. Terdapat pula sanggahan bahwa vaksin halal karena hanya sebagai katalisator dan bukan bagian dari vaksin. Jika terbukti benar haram, maka penggunannya tetap dibolehkan karena keadaan darurat dan mencegah penyakit infeksi mewabah.

Tidak hanya di Indonesia, pro-kontra terhadap imunisasi dan vaksinasi ternyata juga terjadi di negara – negara barat dan non-Islam, seperti Filipina dan Australia. Pro-kontra ini telah ada sejak Louis Pasteur memperkenalkan vaksinasi rabies sampai keputusan imunisasi demam tifoid selama masa perang Boer. Di Inggris pertentangan mengenai imunisasi cacar sampai dibawa ke parlemen Inggris. Begitu juga para ibu di Inggris dan Jepang yang menolak imunisasi DPT karena mengakibatkan demam pada anaknya setelah dilakukan imunisasi tersebut.

Setelah dilakukan imunisasi, biasanya bayi atau balita mengalami demam, kemerahan, bengkak, dan gatal pada area bekas suntikan. Hal tersebut merupakan reaksi yang wajar setelah vaksin masuk ke dalam tubuh karena tubuh menganggap vaksin sebagai benda asing dan sistem imun langsung berespon. Efek samping imunisasi dalam dunia kesehatan dikenal dengan istilah KIPI (Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi) dan umumnya akan hilang dalam beberapa hari. Apabila demam, boleh diberikan obat penurun panas seperti parasetamol dan dikompres dengan air hangat. Bisa juga dikonsultasikan ke petugas kesehatan terdekat.

Apakah vaksin itu haram?

Tidak segelintir orang mempertanyakan keharaman vaksin, apalagi mayoritas penduduk Indonesia adalah muslim. Agama Islam bukan agama yang kaku dan Allah tidak menghendaki kesulitan kepada hamba-Nya. Allah subhanahu wa ta’ala berfirman,

وَمَا جَعَلَ عَلَيْكُمْ فِي الدِّينِ مِنْ حَرَجٍ

“Dia sekali-kali tidak menjadikan untuk kamu dalam agama suatu kesempitan.” (QS. Al-Hajj : 78)

Sebagai seorang muslim, semua jalan keluar telah diberikan oleh agama Islam. Oleh karena itu kita berupaya kembali kepada Allah dan rasul-Nya.

فَإِن تَنَازَعْتُمْ فِي شَيْءٍ فَرُدُّوهُ إِلَى اللّهِ وَالرَّسُولِ

 “Kemudian jika kamu berlainan pendapat tentang sesuatu, maka kembalikanlah ia kepada Allah (Al Qur’an) dan Rasul (sunnahnya),” (QS. An-Nisa : 59)

Kita tidak dapat mengatakan bahwa vaksin haram, minimal kita umpamakan seperti binatang jallalah, yaitu binatang yang biasa memakan benda – benda najis. Karena binatang tersebut telah bercampur dengan benda najis yang dimakannya, maka perlu dikarantina kemudian diberi makan makanan yang suci dalam beberapa hari agar halal dikonsumsi. Sebagian ulama berpendapat minimal tiga hari dan ada juga yang berpendapat sampai aroma, rasa, dan warna najisnya hilang. Imam Abdurrazaq As-Shan’ani rahimahullah meriwayatkan,

عَنِ ابْنِ عُمَرَ أَنَّهُ كَانَ يَحْبِسُ الدَّجَاجَةَ ثَلَاثَةً إِذَا أَرَادَ أَنْ يَأْكُلَ بَيْضَهَا

“Dari Ibnu Umar radhiallahu ‘anhuma bahwasanya beliau mengurung (mengkarantina) ayam yang biasa makan barang najis selama tiga hari jika beliau ingin memakan telurnya.” (Mushannaf Abdurrazaq no. 8717)

Jika diumpamakan demikian, benda najis yang hanya digunakan sebagai katalisator vaksin dan tidak dimakan, maka vaksin layak untuk digunakan.

Direktur perencanaan dan pengembangan PT. BioFarma, Drs. Iskandar, Apt, M,M menyatakan bahwa enzim tripsin babi hanya berfungsi sebagai katalisator dalam proses pembuatan vaksin. Tripsin babi hanya dipakai sebagai enzim proteolitik enzim yang digunakan sebagai katalisator pemisah sel atau protein. Hasil akhirnya, enzim tripsin yang merupakan unsur turunan dari pankreas babi tidak terdeteksi lagi. Enzim ini akan mengalami proses pencucian, pemurnian dan penyaringan, sehingga hasil akhirnya tidak ditemukan lagi sedikitpun dari serum babi.

Banyak diantara kita yang belum mengetahui istilah istihalah. Istihalah adalah perubahan benda najis atau haram menjadi benda yang suci yang telah berubah sifat dan namanya. Dapat dicontohkan dengan kulit bangkai yang najis dan haram disamak, maka bisa menjadi suci. Bisa juga dicontohkan jika khamr menjadi cuka misalnya dengan proses penyulingan maka dapat menjadi suci. Enzim babi pada vaksin tersebut telah berubah nama dan sifatnya serta hanya digunakan sebagai katalisator pemisah, sehingga yang menjadi patokan adalah sifat benda tersebut sekarang.

Ibnu Qoyyim Al-Jauziyah rahimahullah menjelaskan masalah istihalah, “Dan Allah Ta’ala mengeluarkan benda yang suci dari benda yang najis dan mengeluarkan benda yang najis dari benda yang suci. Patokan bukan pada benda asalnya, tetapi pada sifatnya yang terkandung pada benda tersebut (saat itu). Dan tidak boleh menetapkan hukum najis jika telah hilang sifat dan berganti namanya.” [I’lamul muwaqqin ‘an rabbil ‘alamin 1/298, Darul Kutub Al-‘Ilmiyah, Beirut, Cetakan pertama, 1411 H, Asy-Syamilah]

Hukum berobat dengan yang haram

Jika kita masih meyakini bahwa vaksin itu haram, mari kita mengkaji lebih lanjut mengenai ini. Dalam kaidah fiqhiyah terdapat pernyataan bahwa darurat itu membolehkan sesuatu yang dilarang. Hal ini dengan syarat :

  1. Tidak ada pengganti lainnya yang mubah.
  2. Digunakan sekadar mencukupi saja untuk memenuhi kebutuhan.

Kaidah ini dijadikan landasan bagi MUI untuk menyatakan bahwa vaksin boleh digunakan dan memenuhi 2 syarat di atas.

  1. Saat itu belum ada pengganti vaksin lainnya

Jika ada yang mengatakan bahwa vaksin dapat diganti dengan jamu, habbatussauda, madu atau obat – obat yang bersifat tradisional lainnya, itu merupakan pengobatan umum dan tidak secara spesifik. Jika kita mengobati virus tertentu, maka secara teori bisa sembuh dengan meningkatkan daya tahan tubuh, akan tetapi bisa sangat lama dan banyak faktor. Bisa saja seseorang tersebut mati sebelum daya tahan tubuh meningkat. Apalagi untuk jamaah haji, syarat sebelum mengikuti haji adalah divaksinasi.

  1. Enzim babi pada vaksin hanya sebagai katalisator, sekedar penggunaannya saja

Jika ada yang berdalil dengan hadist, ”Sesungguhnya Allah menciptakan penyakit dan obatnya. Maka berobatlah, dan jangan berobat dengan sesuatu yang haram.” (HR. Thabrani. Dinilai hasan oleh Syaikh Albani dalam Silsilah Ash-Shahihah no. 1633). Dalil tersebut bisa diberikan pengecualian jika dalam kondisi darurat, dengan syarat :

  1. Penyakit tersebut adalah penyakit yang harus diobati.
  1. Benar-benar yakin bahwa obat ini sangat bermanfaat pada penyakit tersebut.
  2. Tidak ada pengganti lainnya yang mubah.

Kita kembali berlandaskan pada kaidah fiqhiyah, jika ada dua mudharat (bahaya) saling berhadapan maka diambil yang paling ringan.

Syaikh  Abdul Aziz bin Baz rahimahullah mengatakan,

La ba’sa (tidak masalah) berobat dengan cara seperti itu jika dikhawatirkan tertimpa penyakit karena adanya wabah atau sebab-sebab lainnya. Dan tidak masalah menggunakan obat untuk menolak atau menghindari wabah yang dikhawatirkan. Hal ini berdasarkan sabda Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam dalam hadits shahih (yang artinya),“Barangsiapa makan tujuh butir kurma Madinah pada pagi hari, ia tidak akan terkena pengaruh buruk sihir atau racun.”

Demikian juga jika dikhawatirkan timbulnya suatu penyakit dan dilakukan immunisasi untuk melawan penyakit yang muncul di suatu tempat atau di mana saja, maka tidak masalah karena hal itu termasuk tindakan pencegahan.

 

Penulis : Larasita Prameswari

 

Sumber : muslimafiyah.com

Tinggalkan Balasan

Recent Posts

RAJIN SHOLAT TAPI SERING NONTON FILM PORNO?

Assallammu’alaikum Wa rohmatullahi Wa barokatuh Hallo sahabat semua, sejatinya penulis juga sedang belajar agar sama-sama dijauhkan dari hal-hal yang bisa menjauhkan diri ini dengan Allah, maka teruslah berusaha sesungguhnya ampunan Allah itu amat luas. Tulisan kali ini tentang “Rajin Sholat Tapi Sering Nonton Film Porno?, hmm itu bagaimana ya?? Seakan-akan ia taubat namun lagi-lagi melakukan […]

DULUAN MANA, BERHIJAB DULU ATAU UBAH SIKAP DULU?

Assallammu’alaikum Wa rohmatullahi Wa barokatuh Di zaman yang pernah lika-liku ini, banyak orang untuk berpikir berhijab dulu atau ubah sikap dulu? Padahal keduanya sudah sangat jelas, hijab adalah hal yang wajib dan mengubah sikap pun tak kalah wajibnya, sudah semsestinya dua hal tersebut beriringan bukan malah menjadi bahan pertanyaan mana yang lebih dulu dikerjakan. Dari […]

DI BALIK SUNNAH MAKAN DENGAN TIGA JARI

Assallammu’alaikum Wa rohmatullahi Wa barokatuh Ketika kita mencintai seseorang maka salah satu bentuk bahwa kita benar mencintai ialah segala yang dilakukan akan kita usahakan dituruti, lalu sudahkah kita benar-benar mencintai baginda nabi Muhammad shallalalahu ‘alaihi wa sallam?, maka tulisan ini pun semoga menjadi bukti bahwa benarlah diri ini mencintai sang Murabbi tercinta. Mari sedikit demi […]

MENGENAL LEBIH JAUH IBNU RUSYD, DOKTER JENIUS DARI ANDALUSIA

Assallammu’alaikum Wa rohmatullahhi Wa barokatuh…       Ibnu Rusyd (Abu Al-Walid Muhammad ibn Ahmad ibn Rusyd, 1126-11 Desember 1198), adalah seorang filsuf dan pemikir dari Al-Andalus yang menulis di berbagai bidang antara lain : Filsafat, Akidah atau teotologi Islam, Kedokteran, Astronomi, Fisika, Fikih atau hukum Islam, dan, Linguistik Ibnu Rusyd lahir pada tahun 1126M/520H di Kordoba, […]

KHITANAN PADA WANITA, WAJIB ATAU SUNNAH?

Assallammu’alaikum Wa rohmatullahi Wa barokatuh, nah loh kali ini tulisan ini berisikan Khitanan pada wanita, wajib atau sunnah?, kira-kira apa ya? Bismillah, dibaca aja langsung ya, semoga bermanfaat. Berkhitan atau sunat itu sendiri adalah memotong kulit yang menutupi kepala/ujung kemaluan bagi laki-laki dan memotong kulit bagian atas kemaluan bagi perempuan. (Lihat Shohih Fiqh Sunnah,I/98). Berkhitan […]

JANGAN BUNUH DIRIMU, ALLAH MASIH SAYANG

Assallammu’alaikum Wa rohmatullahi Wa barokatuh, Semakin hari zaman semakin mengerikan, emosi orang semakin memuncak, salah sedikit lansung naik darah, hingga melewati yang namanya evaluasi diri atau mungkin menanyakan di mana letak kesalahannya. Tak hanya itu, pada zaman milineal, zamannya tekhnologi yang begitu dahsyat, bisa membuat orang menjadi gila bahkan rela menyiksa dirinya hingga hilang nyawa. […]

HIKMAH PROSES PERSALINAN MARYAM BINTI IMRAN

Assallamu’alaikum Wa rohmatullahi Wa barokatuh, sudah tahu belum kisah wanita suci yang sangat sabar??? Tahu gak? Yup, bunda Maryam binti Imran, kira-kira ada yang tahu gak niih proses persalinannya bagaimana? Lalu, hikmahnya apa saja??? Hayo-hayo, daripada nebak-nebak gak jelas, mending yuk sama-sama simak tulisan kali ini, terus dibaca yaa sampai selesai, semoga bermanfaat. Hikmah Proses […]

DOKTER MELIHAT AURAT LAWAN JENIS KETIKA MEMERIKSA, BOLEHKAH?

Assallammu’alaikum Wa rohmatullahi Wa barokatuh, kali ini kita akan membahasa perihal dokter, kira-kira niih apakah dokter boleh melihat aurat lawan jenis ketika memeriksa pasiennya?? Hmmm bolehkah?, jika boleh apa saja aturannya, yuuk terus simak tulisan ini sampai selesai ya, semoga bermanfaat. Dokter melihat aurat lawan jenis ketika memeriksa, bolehkah???, mari kita batasi dulu pembahasan kita […]

MASUK NERAKA LEWAT JALUR SNMPTN

Assallammu’alaikum  Warohmatullahi Wabarokatuh, hari ini kita akan membahas tentang “Masuk Neraka Lewat Jalur SNMPTN” … Nah loh kira-kira ada yang berminat??? Saya harap tidak ada yang berminat yaaa,tapi sebelumnya tahu gak niih masuk Neraka lewat jalur SNMPTN ini bagaimana?, biar nggak penasaran yuuk simak terus ya tulisan ini , Dalam Islam  neraka adalah seburuk-buruknya tempat […]

AUTO MASUK SURGA, EMANG PUNYA ORANG DALAM?

Assallammu’alaikum Warohmatullahi Wabarokatuh, Alhamdulillah hari ini masih selalu diberikan kesehatan sehingga hari ini dapat menulis kembali, semoga apa yang ditulis hasilnya dapat bermanfaat baik bagi penulis dan pembaca. Mari kita sama-sama luruskan niat-niat kita agar tetap hanya mengaharap ridho dan berkah Allah SWT. aamiin. Auto masuk Surga, emang situ punya orang dalam? Hayoo punya gak […]

INVESTASI DOSA ATAU PAHALA?

Investasi dosa?Atau pahala? … Hmmm dari kedua pilihan tersebut, sudah tentu yang dipilih adalah Investasi PAHALA,  bagi orang-orang yang berpikir, dan tentu bagi mereka yang sangat takut dengan dahsyatnya ancaman siksa neraka. Nah dirimu, pilih apa? pilih DIA?  Ya, DIA…Siapa?  Yaitu ALLAH. Masya Allah, semoga kita semua tergolong orang-orang yang selalu berharap dan berupaya meraih […]

“PENYESALAN SEORANG AHLI SYURGA”

Assallammu’alaikumWarohmatullahiWabarokatuh, Penyesalan seorang ahli Syurga, apakah benar seorang ahli Syurga menyesal?, kalau menyesal, apa yang disesalinya,?, padahalkan di Syurga nikmat Allah sungguh melimpah, hal ini jelas diterangakan dalam hadist Riwayat Muslim, bahwa Rasulullah Shallallahua’laihiwasallam bersbda “Barang siapa yang masuk surga, ia akan diberikan kenikmatan tanpa ada kesusahan, tidak menjadi usang atau lusuh baju ( yang dipakainya), […]

Wajib gak sih taat kepada pemimpin?

Pemimpin memiliki tanggung jawab besar dalam mengatur kemaslahatan umat, menjaga eksistensi agama, dan juga menjalankan pemerintahan sesuai dengan syariat agama. Besarnya tanggung jawab yang dipikul oleh pemimpin inilah yg mewajibkan seluruh umat muslim untuk menaati para pemimpin, seperti isi dalam hadist berikut:مَنْ بَايَعَ إِمَامًا فَأَعْطَاهُ صَفْقَةَ يَدِهِ وَثَمَرَةَ قَلْبِهِ فَلْيُطِعْهُ مَا اسْتَطَاعَ ، فَإِنْ جَاءَ […]

SATU DETIK yang BERHARGA

Assallammu’alaikumwarohmatullahiwabarokatuh, Alhamdulillah selalu kita panjatkan puja dan puji syukur kita terhadap Allah SWT. yang selalu dan senantiasa memberikan nikmat sehat dan sempat, kedua kalinya tak lupa kita haturkan sholawat serta salam kepada junjungan nabi besar kita yakni nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihiwasallam yang telah bersusah payah dan tak kenal hentimengabdikandiriyakepada Allah SWT. sehingga agama Allah bisa […]

JANGAN PERNAH PUTUS ASA DALAM BERDOA

Allâh Azza wa Jalla berfirman: وَقَالَ رَبُّكُمُ ادْعُونِي أَسْتَجِبْ لَكُمْ ۚ إِنَّ الَّذِينَ يَسْتَكْبِرُونَ عَنْ عِبَادَتِي سَيَدْخُلُونَ جَهَنَّمَ دَاخِرِينَ Dan Rabbmu berfirman:“Berdo’alah kepada-Ku, niscaya akan Ku-perkenankan bagimu. Sesungguhnya orang-orang yang menyombongkan diri dari beribadah kepada-Ku (berdo’a kepada-Ku) akan masuk neraka Jahannam dalam keadaan hina dina. [Al-Mu’min/Ghafir/40: 60].gi Imam Sufyan ats-Tsauri rahimahullah mengatakan bawha makna ayat […]

Setiap amalan tergantung pada niat

Dari Amirul Mukminin, Abu Hafsh ‘Umar bin Al-Khattab radhiyallahu ‘anhu, ia berkata bahwa ia mendengar Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, إنَّمَا الأعمَال بالنِّيَّاتِ وإِنَّما لِكُلِّ امريءٍ ما نَوَى فَمَنْ كَانَتْ هِجْرَتُهُ إلى اللهِ ورَسُولِهِ فهِجْرَتُهُ إلى اللهِ ورَسُوْلِهِ ومَنْ كَانَتْ هِجْرَتُهُ لِدُنْيَا يُصِيْبُها أو امرأةٍ يَنْكِحُهَا فهِجْرَتُهُ إلى ما هَاجَرَ إليه .ِ“Sesungguhnya setiap amalan […]

Kebiasaan sebelum dan setelah bangun tidur Rasulullah

dari Hudzaifah bin Al Yaman berikut ini. Beliau radhiallahu ‘anhu mengatakan: كان النبيُّ صلَّى اللهُ عليهِ وسلَّمَ إذا أخذ مضجعه من الليلِ قال : ( اللهم باسمك أموت وأحيا ) . فإذا استيقظ قال : ( الحمد للهِ الذي أحيانا بعد ما أماتنا وإليه النشورُ ) “Biasanya Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam ketika berbaring di tempat berbaringnya […]

“Semangat Menuntut Ilmu”

ومن سلك طريقا يلتمس فيه علما سهل الله له به طريقا إلى الجنة “Barangsiapa yang berjalan untuk menuntut ilmu, maka Allah akan memudahkan baginya jalan ke surga.” (HR. Muslim). Ilmu adalah perkara yang sangat penting dalam kehidupan. Ketika manusia hidup di dunia dia membutuhkan ilmu pengetahuan. Maka dari itulah, kemuliaan seseorang terletak pada ilmu yang dia […]

Keutamaan Bersedekah

Terdapat ratusan dalil yang menceritakan keberuntungan, keutamaan, kemuliaan orang-orang yang bersedekah. Diantara keutamaan bersedekah antara lain: Sedekah dapat menghapus dosa. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: والصدقة تطفىء الخطيئة كما تطفىء الماء النار “Sedekah dapat menghapus dosa sebagaimana air memadamkan api.” (HR. Tirmidzi, di shahihkan Al Albani dalam Shahih At Tirmidzi, 614) Diampuninya dosa di […]

TANTANGAN DAKWAH DI ERA MILENIAL

Assallammu’alaikum wa rohmatullahi wa barokatuh… Marilah kita bersyukur kepada Allah ‘Azza wa Jalla atas nikmat dan kesempatan yang telah Allah berikan kepada kita semua, sehingga Alhamdulillah anda bisa membaca artikel ini dan saya pun Alhamdulillah masih bisa diberikan  kesempatan  untuk menulis artikel ini, kedua kalinya tak lupa kita haturkan sholawat serta salam kepada junjungan nabi […]

BIOGRAFI SINGKAT ILMUWAN DOKTER MUSLIM YANG MEMILIKI PENGARUH BESAR TERHADAP ILMU PENGETAHUAN

Assallammu’alaikumwarahmatullahiwabarakatuh, halo sahabat iman, terkhusus untuk sahabat kedokteran, kali ini kita akan membahas tentang biografi singkat dari ilmuwan kedoteran yang memiliki pengaruh besar terhadap ilmu pengetahuan, kira-kira sudah pada tahu belum niih??? Langung aja yuk simak tulisan berikut ini. Islam pernah mengalami kejayaan pada era 780M- 1258 M. Pada masa ini para ilmuwan memberikan banyak […]

DIET UNTUK PENDERITA DM

Hiperglikemi merupakan suatu kondisi peningkatan kadar glukosa dalam darah melebihi batas normal. Hiperglikemia adalah salah satu tanda khas pada orang diabetes mellitus (DM). Hal yang menjadi perhatian pada penderita DM adalah makanan atau nutrisi harian, yang akan mempengaruhi kadar glukosa darahnya. Prinsip pengaturan makan pada  penyandang DM hamper sama dengan anjuran makan untuk masyarakat umum, […]

KADAR SEMANGAT IBADAH MASIH NAIK TURUN? APA YANG SEBAIKNYA YANG PERLU DIKOREKSI?

Assallammu’alaikum Warohmatullahi Wabarokatuh… Saudaraku… Dalam beribadah seringkali kita mengalami gundah gulana, kadang kala kita semangat, kadang kalapun lemas melemas menjadi malas. Wajarkah? Hmmmm wajar-wajar saja karena kita manusia, yang memilliki kadar keimanan yang naik turun, hal ini dijelaskan dalam dalam Al-Qur’an surah Al-Ahzab ayat 22 yang artinya “Dan itulah yang menambah iman mereka dan ketundukan”(Qs. […]

Menilik Biografi Ibnu Sina “The Father of Doctor”

            Ibnu Sina memiliki nama lengkap Al-Husain bin Abdullah bin Al-Hasan bin Ali bin Sina. Beliau lahir di Kampung Afshana-Bukhara, Turkistan tepatnya pada tahun 370 Hijriah atau tahun 980 Masehi. Ayahnya bernama Abdullah dan Ibunya bernama Sitareh (Sari, 2017). Ibnu Sina dilahirkan dalam  masa kekacauan, dimana pada saat itu Khalifah Abbasiyah mengalami kemunduran dan daerah-daerah […]

Manajemen Stress berdasarkan Sudut Pandang Kesehatan dan Islam

Setiap orang pasti pernah mengalami stres. Hal ini mungkin didapatkan saat kita merasa lelah, sibuk dengan pekerjaan, pengelolaan keuangan, dan lain sebagainya. Bicara tentang stres, apa sebenarnya arti dari stress itu? Stres merupakan reaksi psikologis dan fisik yang normal terhadap kehidupan seseorang. Beberapa stres dapat bernilai positif sehingga dapat memotivasi diri untuk melakukan hal-hal yang […]

Menilik Lebih Jauh tentang Jabir Bin Ḥayyan Sang Bapak Kimia

Islam memiliki masa kejayaan, dimana kejayaan itu dipengaruhi oleh munculnya tokoh-tokoh Islam yang berhasil menoreh prestasi diberbagai bidang, salah satu tokoh Islam yang berhasil adalah Jabir Bin Hayyan yang dikenal dengan nama “ Bapak Kimia ” serta merupakan tokoh Islam yang merintis di dunia farmasi dan mencapai kejayaan dengan berbagai penemuan yang luar biasa dan […]

Event SKI Asy-Syifa

no event