SKI Asy-Syifa

Islamic History

Bagian 1: Mengenal Masjid Al-Aqsa

Bagian 1: Mengenal Masjid Al-Aqsa

Nama-Nama Masjid Al Aqsha

Wal tandhur nafsun ma qaddamat Ii ghad

Perhatikan sejarahmu untuk hari esokmu (Al-Quran Surah Al Hashr : 18)

Masjid Al Aqsha

Sumber gambar : www.alaqsha.org.uk

Masih banyak orang yang alergi membaca sejarah. Padahal belajar dari sejarah seseorang bisa meminimalisir terjadinya kesalahan yang sama, karena berkaca dari sejarah. Belajar sejarah adalah tameng seseorang agar tidak mudah ditipu. Oleh karena itu, penting bagi kita mengetahui bagaimana historis Masjid Al Aqsha.

Banyak orang yang bertanya. Mengapa di masjid Al Aqsha, sekedar melakukan sholat saja tidak boleh? Memangnya untuk apa masjid Al Aqsha dibangun? Sampai-sampai ada umat islam yang dibunuh. Apa sebenarnya yang direbutkan? Apa sebenarnya yang terjadi?. Barangkali, ada diantara kita yang sibuk menonton sinetron, drama korea, kebanyakan tidur atau mungkin sedang bergosip ria. Ayo break sejenak untuk berkenalan dengan masjid Al-Aqsa. Berikut part 1 tentang nama-nama Masjid Al Aqsha.

Masjid Al-Aqsa di Baitul Maqdis (Yerussalem) adalah masjid tersuci ketiga di dunia Islam setelah Masjid Al-Haram (di Mekkah) dan Masjid An-Nabawi (di Madinah). Berbagai peristiwa historis terjadi di masjid ini, seperti peristiwa isra’ dan mi’raj, merupakan masjid bersejarah bagi umat Islam yang merupakan kiblat pertama untuk salat umat muslim sebelum kiblat beralih ke Kakbah di Makkah,  kisah Nabi Sulaiman, Nabi Ibrahim, termasuk perang salib.

Masjid Al Aqsha

Sumber gambar : http://sahabatalaqsha.com/nws/

Nama-Nama Masjid Al Aqsha

Sebelum lebih jauh mengenal masjid Al Aqsha, terlebih dahulu mari kita mengetahui nama-nama Masjid al-Aqsha berikut agar tidak bingung ketika membaca literatur sejenis.

Pertama, Masjid al-Aqsha. Allah Subhanahu wa Ta’ala dalam firman-Nya menyebut nama masjid ini dengan Masjid al-Aqsha.

 “Maha Suci Allah, yang telah memperjalankan hamba-Nya pada suatu malam dari Al Masjidil Haram ke Al Masjidil Aqsha yang telah Kami berkahi sekelilingnya agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian dari tanda-tanda (kebesaran) Kami. Sesungguhnya Dia adalah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.” (QS. Al-Isra: 1).

Kata al-aqsha artinya adalah jauh. Disebut jauh, karena letaknya yang jauh dari Masjid al-Haram (masjid pertama di muka bumi).

Kedua, al-Ardhu al-Mubarakah (tanah yang penuh keberkahan). Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman,

“Dan (telah Kami tundukkan) untuk Sulaiman angin yang sangat kencang tiupannya yang berhembus dengan perintahnya ke negeri yang kami telah memberkatinya. Dan adalah Kami Maha Mengetahui segala sesuatu.” (QS. Al-Anbiya: 81) : 21

Mengapa dikatakan penuh keberkahan? Karena di tempat ini banyak diutus nabi dan rasul dan Allah memberkahi penduduknya, tumbuh-tumbuhannya, dan buah-buahannya.

Ketiga, Baitul Maqdis (tempat suci). Dari Jabir bin Abdullah radhiallahu ‘anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

“Ketika orang-orang Quraisy mendustakan aku, aku berdiri di Hijr (Hijr Ismail) kemudian Allah memperjalankan aku ke Baitul Maqdis…” (Muttafaqun ‘alaih)

Boleh juga menamakan masjid ini dengan menyebutnya Masjid al-Aqsha al-Mubarak. Adapun menamakannya dengan al-Haram asy-Syarif adalah sesuatu yang tidak tepat. Mengapa? Karena di tempat tersebut diperbolehkan berburu, menebang pohon, dan mengambil barang temuan yang semua ini dilarang dilakukan di Masjid al-Haram dan Masjid an-Nabawi. Larangan-larangan di Masjid al-Aqsha sama halnya dengan larangan di masjid-masjid lainnya, seperti: larangan transaksi jual-beli, mengangkat suara, dan lain-lain

In Syaa Allah berlanjut ke part 2.

Sumber :

  1. Al-Qur’an dan Tejemahannya
  2. https://international.sindonews.com/read/1223484/45/fakta-fakta-masjid-al-aqsa-jejak-nabi-muhammad-hingga-pernah-dibakar-1500887496.
  3. http://kisahmuslim.com/4454-mengenal-masjid-al-aqsha-12.html

 

Tinggalkan Balasan

Recent Posts

Dua Kader SKI Asy-Syifa Silaturrahim ke Universitas Indonesia

Zakiyuddin Abd. Azam (kiri) dan Azhar Rafiq (kanan) di UI (5/11) مَنْ سَرَّهُ أَنْ يُبْسَطَ لَهُ فِي رِزْقِهِ أَوْ يُنْسَأَ لَهُ فِي أَثَرِهِ فَلْيَصِلْ رَحِمَهُ “Barang siapa yang ingin dilapangkan rizkinya dan dipanjangkan umurnya, maka hendaklah ia menyambung tali silaturahmi”. [Muttafaqun ‘alaihi]. Mataram-Para mahasiswa kedokteran kerap dianggap sangat sibuk mengurus perkuliahan, tidak sempat untuk menjadi […]

Berbuat Baik pada Orang Tua

Belasan tahun tlah kita lalui hidup di muka bumi ini.. Dengan segala upaya dan usaha diri.. Benarkah ini hasil kerja keras pribadi? Ataukah ada yang membantu lagi? Tentu, Orang tua kita lah yang selalu mendampingi.. Meski hati kita tak slalu mengingat akan kedua insan ini.. Sepenuh jiwa raga mereka dipikirkan untuk sang buah hati.. Berharap […]

Neuroimmunology dalam Islam

Oleh: TGH Hasanain Junaini, Lc, M.H (Pengasuh Ponpes Nurul Haramain Narmada, Lombok Barat)   “Menjawab fenomena hidup ini, bisa dari yang paling besar dan juga dari yang paling kecil” Neurologi merupakan jembatan satu-satunya yang bisa digunakan manusia untuk menghubungkan ilmu-ilmu material dan nonmaterial. Pembangunan sosial bisa seimbang antara pembangunan fisik dan mental. Terdapat istilah “otak […]

Event SKI Asy-Syifa

no event