SKI Asy-Syifa

Activity Report

KAWAT 3 -> Menyambut Bulan Ramadhan

KAWAT 3 -> Menyambut Bulan Ramadhan
  • Sepertiga dari isi Al-Quran adalah kisah orang – orang terdahulu, peristiwa yang akan datang, dan kisah yang berlaku hingga saat ini.
  • Bulan Ramadhan adalah bulan yang penuh barokah karena semua pahala akan dilipatgandakan 100 kali lipat, sedangkan puasanya tidak terhingga balasannya.
  • Allah menjanjikan malam kemuliaan pada bulan Ramadhan, yaitu lailatul qadr yang malamnya lebih baik daripada 1000 bulan. Barangsiapa yang mampu shalat dan membaca Al-Qur’an pada malam itu maka Allah akan memberikan pahala 1 huruf bacaan Al-Quran sama dengan seperti kita membaca Al-Qur’an selama 87 tahun.
  • Diriwayatkan dari Abu Hurairah, ia berkata, “Barangsiapa berpuasa Ramadhan atas dasar iman dan mengharap pahala dari Allah, maka dosanya yang telah lalu akan diampuni.” (HR. Bukhari no. 38 dan Muslim no. 760).
  • Barangsiapa yang puasa Ramadhan karena imannya bukan karena semua orang berpuasa, mengharapkan dan menghitung – hitung pahalanya selama berpuasa, maka Allah akan mengampuni dosa – dosanya yang telah lalu.
  • Kita diperintahkan berpuasa di bulan Ramadhan karena iman dan mengharapakn pahala dari Allah serta Allah akan mengampuni dosa kita yang telah lalu.
  • Terdapat 2 amalan yang Allah perintahkan kepada kita selama berpuasa, yaitu amalan wajib dan amalan sunnah yang mendukung puasa. Salah satu amalan sunnah yang dianjurkan adalah tilawah Al-Qur’an dan dibaca secara tartil, sebab Al-Qur’an diturunkan pada bulan Ramadhan.
  • Pahala yang kita dapatkan dari membaca 1 huruf hijaiyah sama dengan 100 kebaikan karena semua pahala dilipatgandakan 100 kali. Oleh karena itu, kita disarankan memperbanyak tadarus Al-Qur’an seperti yang dilakukan Rasulullah.
  • Malaikat Jibril biasa menyimak bacaan Al-Qur’an Rasulullah sekali setahun dan dua kali setahun sebelum Rasulullah wafat.
  • Rasulullah biasa mengkhatam Al- Qur’an berkali – kali selama bulan Ramadhan. Satu kali pada siang hari dan satu kali pada malam hari. Beliau juga membaca Al-Qur’an sebanyak 5 sampai 7 juz tiap 1 rakaat shalat malam.
  • Para sahabat nabi juga mengkhatam Al-Qur’an di sepanjang siang dan malam hari.
  • Imam Syafi’i mengkhatam Al-Qur’an sekali pada siang dan malam hari selama bulan Ramadhan serta total khatam sebanyak 60 kali.
  • Barangsiapa yang bangun pada malam bulan Ramadhan, maka allah akan menghapus dosa – dosanya yang telah lalu.
  • Rasulullah sering mengerjakan tarawih sebanyak 11 atau 13 rakaat dan dikerjakan setelah melaksanakan shalat Isya’. Boleh mengerjakan shalat tarawih 23 rakaat dengan catatan 8 rakaat shalat malam dan shalat witir dengan rakaat ganjil.
  • Shalat tarawih sama pahalanya seperti shalat sepertiga malam karena ini adalah shalat malam Ramadhan.
  • Rasulullah hanya melakukan shalat tarawih di masjid Nabawi selama 3 hari karena pada saat itu masjid sangat sesak dengan jamaah dan dikhawatirkan shalat tersebut dianggap wajib oleh para sahabat. Oleh karena itu, beliau tidak pergi ke masjid keesokan harinya.
  • Barangsiapa yang berpuasa hanya sekedar menahan lapar dan dahaga, tetapi lisan, mata, telinga, tangan, dan kakinya tidak mendekat kepada Allah maka Allah tidak menginginkan puasanya, kecuali lapar dan dahaganya.
  • Rasulullah bersabda, “Betapa banyak orang yang berpuasa namun dia tidak mendapatkan dari puasanya tersebut kecuali rasa lapar dan dahaga.” (HR. Ath Thobroniy dalam Al Kabir dan sanadnya tidak mengapa. Syaikh Al Albani dalam Shohih At Targib wa At Tarhib no. 1084 mengatakan bahwa hadits ini shohih ligoirihi, yaitu shohih dilihat dari jalur lain).
  • Karena Allah menjamin menghapus dosa – dosa yang telah lalu, maka hendaknya kita banyak beristigfar selama berpuasa.
  • Perbanyaklah bersedekah dan berlomba – lombalah dalam mengejar pahala, sebab Allah menjanjikan dunia dan segala isinya.
  • Selama bulan Ramadhan. Akan tetapi, hawa nafsu tidak dapat dibelenggu. Hanya kita yang dapat membelenggu.
  • Pada bulan Ramadhan malaikat turun ke bumi dengan membawa 4 takdir manusia :
  1. Takdir azali, yaitu takdir yang telah ditentukan 50.000 tahun sebelum manusia diciptakan.
  2. Takdir umuri, yaitu takdir yang diberlakukan kepada manusia sejak awal penciptaannya ketika usia kandungan ibu 4 bulan. Takdir ini meliputi rezeki, ajal, kebahagiaan, dan kesengsaraan. Rasulullah bersabda, “…Kemudian Allah mengutus seorang malaikat yang diperintahkan untuk meniupkan ruhnya dan mencatat empat perkara: rizki, ajal, sengsara, atau bahagia….” (HR. Bukhari)
  3. Takdir samawi, yaitu takdir tahunan. Takdir ini dicatat pada malam Lailatul Qadr. Para malaikat kemudian membawa takdir ini dari lauhul mahfudz ke dunia. Semua takdir kita selama setahun dibawa oleh malaikat dan akan dipilah – pilah takdir apa yang akan kita dapatkan setiap harinya. Pada waktu itu hendaknya kita berdoa jika kita akan mendapat takdir yang buruk, mohon kepada Allah agar diubah menjadi takdir yang baik.
  4. Takdir yaumi, yaitu takdir harian. Takdir ini khusus untuk semua peristiwa yang akan terjadi dalam satu hari dimulai dari penciptaan, rezeki, menghidupkan, mematikan, mengampuni dosa, menghilangkan kesusahan, dan lain sebagainya.
  • Lailatul qadr terjadi pada malam ganjil di 10 hari terakhir Ramadhan, tetapi sering terjadi pada malam ke-27.O
  • Bukti tanda – tanda kita mendapatkan Lailatul Qadr :
  1. Mulai dari selesai Isya’ sampai selesai Subuh ia merasa ingin selali dekat dengan Allah SWT.
  2. Mulai dari selesai Subuh sampai selesai Dzuhur ia merasa sejuk sepanjang hari dan panas matahari tidak terasa terik.
  3. Selama setahun ke depan ia akan beruntung walaupun mengalami sedikit cobaan.

 

Pemateri : Ustadzah Ika

 

Tambahan dari beberapa sumber :

Kajian Ramadhan 3: Puasa Karena Iman dan Mengharap Pahala

Iman Kepada Qadha dan Qadar

Jangan Biarkan Puasamu Sia-sia

Tinggalkan Balasan

Recent Posts

Foto Kajian dan Buka Bersama Gubernur NTB Dr. TGH. M. Zainul Majdi, MA

KAWAT 3 -> Menyambut Bulan Ramadhan

Sepertiga dari isi Al-Quran adalah kisah orang – orang terdahulu, peristiwa yang akan datang, dan kisah yang berlaku hingga saat ini. Bulan Ramadhan adalah bulan yang penuh barokah karena semua pahala akan dilipatgandakan 100 kali lipat, sedangkan puasanya tidak terhingga balasannya. Allah menjanjikan malam kemuliaan pada bulan Ramadhan, yaitu lailatul qadr yang malamnya lebih baik […]

Fisiologi Taqwa Ramadhan

Tujuan berpuasa (al baqarah:183)  Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertaqwa. Definisi taqwa Taqwa berasal dari  waqa-yaqi-wiqayah yang berarti memelihara. “memelihara diri dalam menjalani hidup sesuai tuntunan/petunjuk Alloh” Sedangkan dari asal bahasa arab  taqwa lebih dekat dengan kata waqa. Waqa bermakna melindungi sesuatu, memelihara dan melindunginya dari […]

Event SKI Asy-Syifa

no event