SKI Asy-Syifa

Health

Hikmah Penyembelihan Hewan Berdasarkan Syariat Islam

Hikmah Penyembelihan Hewan Berdasarkan Syariat Islam

Bulan Dzulhijjah adalah salah satu bulan suci bagi umat muslim di mana mereka diperintahkan untuk berqurban, yaitu melakukan penyembelihan hewan qurban yang disyariatkan dalam hukum Islam. Ada aturan khusus dalam hal penyembelihan hewan qurban dalam Islam, sehingga membedakannya dengan cara yang lain.

Metode penyembelihan hewan qurban menurut Islam memiliki manfaat, salah satunya dalam bidang kesehatan. Metode penyembelihan ternak konsumsi dalam Islam dikenal dengan metode Zabiha. Metode ini tidak hanya memperhatikan aspek kesejahteraan hewan, namun juga memperhatikan kaidah ilmiah berlaku secara universal, yaitu:

> Kebersihan dan kesehatan orang yang menyembelih dan ternak konsumsi yang disembelih.

Zakkaytum adalah kata kerja arab berasal dari kata dasar kata Zakah (kesucian). Hal ini mengandung makna terhadap ternak dan orang yang menyembelih harus juga bersih dan sehat. Oleh karena itu model Islam dalam penyembelihan ternak konsumsi memiliki syarat sebagai berikut:

  1. Ternak yang disembelih menggunakan pisau tajam.

Ternak yang disembelih dengan menggunakan pisau tajam dimaksudkan agar dapat dilaksanakan dengan cepat, sehingga meminimalisir rasa sakit atau penderitaan ternak tersebut.

2. Memotong saluran saluran pernafasan, saluran makanan (esophagus) dan pembuluh darah (arteri carotis dan vena jugularis)

Zabiha adalah bahasa Arab yang bermakna ‘penyembelihan’. Penyembelihan dilakukan dengan memotong saluran pernafasan, saluran makanan dan pembuluh darah (arteri carotis dan vena jugularis) dan tidak diperkenankan memotong tulang leher (spinal cord) sebelum tiba kematian sempurna.

Pemotongan Spinal cord ditunda agar perintah otak ke jantung tetap berlangsung untuk memompa darah keluar dari tubuh secara sempurna hingga jantung berhenti berdetak (mati). Kematian terjadi karena otak mengalami kekurangan oksigen (ischemia) akibat terpotongnya arteri karotis. Akibat iskemia, maka impuls saraf tidak dapat diteruskan ke berbagai organ lain termasuk jantung, sehingga jantung berhenti berdetak. Kondisi ini akan diikuti efek kelompak mata (palpebra) menutup, kekejangan kaki mereda dan kematian manjadi sempurna. Apabila kematian telah sempurna maka selanjutnya pemisahan kepala dari tubuh dapat dilaksanakan untuk pemrosesan berikutnya.

3. Darah keluar sempurna (drained)

Darah harus keluar sempurna dari tubuh ternak. Tujuannya agar darah yang merupakan media pertumbuhan bakteri, jamur, mikroorganisme lain, pembawa racun (residu) tidak menyebabkan konsumen ikut menderita sakit dan/atau bahkan menyebabkan kematian. Disisi lain akibat berkurangnya darah dalam tubuh ternak, akan menghasilkan daging lebih lembut/empuk (tenderness) dan lebih gurih (juiceness) karena yang tertinggal hanya sari daging, dan tentunya sehat.

 

Referensi:

Prastowo, Yudi, 2014. Pedoman Memperoleh Daging Segar. Available at: <http://kesmavet.ditjennak.pertanian.go.id/index.php/regulasi-2/category/4-publikasi?download=47:pedoman-memperoleh-daging-segar> [Accessed 2 February 2017]

 

Tinggalkan Balasan

Recent Posts

Dibalik Kebaikan Donor Darah

  donor/do·nor/ n  1 penderma; pemberi sumbangan; 2 penderma darah (yang menyumbangkan darahnya untuk menolong orang lain yang memerlukan): — darah. Donor darah merupakan istilah yang sudah tidak asing lagi di telinga kita. Darah yang telah didonorkan ini kemudian akan ditransfusikan kepada orang yang membutuhkan. Transfusi darah bertujuan untuk mengembalikan darah yang hilang misalnya saat operasi atau pada cedera parah. […]

Api yang Berbeda

Ya dia adalah Bilal, seseorang yang sontak membuat geger penyelenggaraan Ospek waktu itu. bagaimana tidak, dia satu-satunya maba yang berani menentang senior, karena sikap senior yang tidak bisa diterima. Di saat kami dimarah-marah oleh senior, kami hanya bisa diam dan menundukkan kepala, tetapi tidak dengan dia, dia berani mengatakan salah jika salah dan menunjukkan benar […]

Seluk Beluk Sel Darah dan Keunikan disetiap Komponennya

Oleh Muhammad Alfaridzi   إِنَّ فِي خَلْقِ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ وَاخْتِلَافِ اللَّيْلِ وَالنَّهَارِ لَآيَاتٍ لِأُولِي الْأَلْبَابِ الَّذِينَ يَذْكُرُونَ اللَّهَ قِيَامًا وَقُعُودًا وَعَلَىٰ جُنُوبِهِمْ وَيَتَفَكَّرُونَ فِي خَلْقِ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ رَبَّنَا مَا خَلَقْتَ هَٰذَا بَاطِلًا سُبْحَانَكَ فَقِنَا عَذَابَ النَّارِ Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi, dan silih bergantinya malam dan siang terdapat tanda-tanda bagi orang-orang yang berakal, (yaitu) […]

Event SKI Asy-Syifa

no event