SKI Asy-Syifa

Islamic Study

Hijrahnya seorang Professor Sastra Arab melalui Keindahan Sistematika Al-Qur’an

Hijrahnya seorang Professor Sastra Arab melalui Keindahan Sistematika Al-Qur’an

Profesor Dr. Raymond Farrin awalnya adalah seorang non muslim, beliau merupakan dosen sastra arab di George Town University (Saat ini beliau mengajar Bahasa Arab di Universitas  Kuwait). Karena kekagumannya akan struktur dan sistematika Al-Qur’an, beliau menyimpulkan bahwa Al-Qur’an mustahil merupakan buatan manusia dan menyatakan keislamannya. Salah satu buku yang ditulisnya berjudul “Structure and Qur’anic Interpretation: A Study of Symmetry and Coherence in Islam’s Holy Text“.

Berikut salah satu contoh tentang indahnya struktur konsentris dan simetris yang terdapat dalam ayat kursi (QS. Al-Baqarah : 255).

(1) Allah tidak ada Tuhan melainkan Dia yang Maha Kekal lagi terus menerus mengurus makhluk-Nya ,

(2) Tidak mengantuk dan tidak tidur

(3) Kepunyaan-Nya apa yang di langit dan di bumi.

(4) Siapakah yang dapat memberi syafa’at di sisi Allah kecuali (melainkan) dengan izin-Nya?

(5) Allah mengetahui apa-apa yang di hadapan mereka dan di belakang meraka,

(6) dan mereka tidak mengetahui apa-apa dari ilmu Allah kecuali (melainkan) apa yang dikehendaki-Nya.

(7) Kursi Allah meliputi langit dan bumi,

(8) dan Allah tidak merasa berat memelihara (menjaga) keduanya,

(9) dan Allah Maha Tinggi lagi Maha Besar. (QS. Al-Baqarah : 255)

Ayat kursi dapat dibagi menjadi 9 kalimat seperti terlihat di atas.

  • Kalimat 1 simetris dengan kalimat 9 –à 2 nama Alloh alhayyul alqoyyum(1) dan al ‘aliy al ‘adhim(9)
  • Kalimat 2 simetris dengan kalimat 8—à ngantuk dan tidur (2) efek samping senantiasa berjaga (8)
  • Kalimat 3 simetris dengan kalimat 7—à yang memiliki (maalik) (3) dan Raja (malik) (7)

  • Kalimat 4 simetris dengan kalimat 6 —-à (ila) perkecualian, kecuali dengan izin NYA (4) dan kecuali yang dikehendaki NYA
  • Kalimat ke 5 (pertengahan) merupakan inti / penekanan dari apa yang disampaikan yaitu Alloh mengetahui apa yang di depan dan di belakang

Ayat 5 pertengahan (konsentris) diantara depan dan belakang

Contoh yang lain

Pada surat Al Baqarah (286 ayat)  juga dapat ditemukan adanya konsentrisme tepat di ayat pertengahan pada surat tersebut atau ayat 143, yaitu ditemukan adanya kata pertengahan (وَسَطاً) pada ayat tersebut. Padahal seperti yang diketahui bahwa Al-Quran pada awal diturunkan adalah tradisi oral/ lisan  yang belum mempunyai kodifikasi angka, angka mengenai ayat berapa dan surat ke berapa ditulis setelah adanya pembukuan mushaf alquran:

 

وَكَذَٰلِكَ جَعَلْنَاكُمْ أُمَّةً وَسَطًا لِتَكُونُوا شُهَدَاءَ عَلَى النَّاسِ وَيَكُونَ الرَّسُولُ عَلَيْكُمْ شَهِيدًا ۗ وَمَا جَعَلْنَا الْقِبْلَةَ الَّتِي كُنْتَ عَلَيْهَا إِلَّا لِنَعْلَمَ مَنْ يَتَّبِعُ الرَّسُولَ مِمَّنْ يَنْقَلِبُ عَلَىٰ عَقِبَيْهِ ۚ وَإِنْ كَانَتْ لَكَبِيرَةً إِلَّا عَلَى الَّذِينَ هَدَى اللَّهُ ۗ وَمَا كَانَ اللَّهُ لِيُضِيعَ إِيمَانَكُمْ ۚ إِنَّ اللَّهَ بِالنَّاسِ لَرَءُوفٌ رَحِيمٌ

 

Dan demikian (pula) Kami telah menjadikan kalian (umat Islam) umat pertengahan (وَسَطاً) agar kalian menjadi saksi atas (perbuatan) manusia dan agar Rasul (Muhammad) menjadi saksi atas (perbuatan) kalian. Dan Kami tidak menetapkan kiblat yang menjadi kiblatmu (sekarang) melainkan agar Kami mengetahui (supaya nyata) siapa yang mengikuti Rasul dan siapa yang membelot. Dan sungguh (pemindahan kiblat) itu terasa amat berat, kecuali bagi orang-orang yang telah diberi petunjuk oleh Allah; dan Allah tidak akan menyia-nyiakan imanmu. Sesungguhnya Allah Maha Pengasih lagi Maha Penyayang kepada manusia.(QS. Al-Baqarah : 143)

Masya Allah, dari kisah Professor Dr.  Raymond farrin kita bisa mengambil pelajaran bahwa Al-Qur’an adalah kalamullah , tidak ada satupun makhluk yang bisa membuat hal serupa dan bisa memberikan hidayah bagi orang-orang yang mau berpikir. Semoga hal ini bisa menambah keimanan kita kepada Allah melalui kitab-Nya (Al-Qur’an).

Penulis : dr. Seto Priyambodo, M.Sc

Tinggalkan Balasan

Recent Posts

Mengapa kita berpuasa di bulan Ramadhan?

Salah satu amalan untuk menunjukkan rasa syukur akan kejadian pada masa lalu adalah dengan berpuasa pada hari tersebut , contoh : 1. Nabi Muhammad ﷺ berpuasa pada hari senin yang merupakan hari di mana beliau lahir dan diutus. Pada hari itu, Nabi ﷺ dilahirkan dan diutus oleh Allah. Maka beliau puasa sebagai bentuk rasa syukur […]

H-1 Musyawarah Kerja Wilayah 2 FULDFK 2018 di Lombok

Ski Asy-syifa Fk Unram 3 menit · Mataram · [H-1 Road to Musykerwil DEW2] Alhamdulillah sudah H-1 ikhwah! Packing barang antum dan bersiap ke lombok esok hari dengan bismillah~ Kami tunggu di Lombok besok~ Fii amanillah.. Barakallahufiikum Mari jalin silaturahim dan pererat ukhuwah FULDFK DEW 2 kita~ (heart) Info lebih lanjut, follow OA Musykerwil DEW2 […]

Merkuri dalam Vaksin, Bahaya?

Merkuri dalam Vaksin, Bahaya? Oleh: Agi Tri Fatonah   Merkuri, atau yang biasa disebut raksa, merupakan suatu logam berat yang secara alami berada di lingkungan dalam berbagai wujud kimianya. Bagi manusia, merkuri adalah zat yang sangat toksik atau beracun. Namun kenyataannya, merkuri digunakan dalam suatu produk kesehatan yang berperan sangat penting untuk mencegah timbulnya penyakit […]

Event SKI Asy-Syifa

  • Sab
    02
    Jun
    2018

    Buka Bersama FK Unram