SKI Asy-Syifa

Opinions

Bencana yang Membuat Sadar

Bencana yang Membuat Sadar

Assalamu’alaikum wr wb~
Anonim saja ya heheheh.. Saya mau sedikit curhat tentang pengalaman gempa kemarin.. maaf kalo rada ga penting heheh

Jadi.. berawal dari gempa tanggal 5 agustus ya kalau ga salah yang pagi hari, saat itu saya masih menganggap hanya gempa biasanya yang hanya sekali tanpa susulan.. walaupun nyatanya di daerah utara sudah mengalami kerusakan cukup parah.. dan ya, saya kembali melakukan aktifitas seperti biasanya alias bermalas-malasan.. namanya juga manusia, ada kalanya dimana saya merasa iman saya sedang turun.. saya ingat sekali saat itu saya sangat lalai, sholat pun tidak di awal waktu, jarang mengaji dan kalian tahu lah ya apa saja yang terjadi saat iman sedang turun 😅

Minggu tersebut berjalan lancar termasuk ujian perbaikan metpen pun berjalan normal di kampus.. Tapi siapa yang menyangka jika hari minggu berikutnya akan ada susulan dengan kekuatan 7SR? Saya di rumah hanya berempat, ayah saya sedang di rsu kota untuk menjenguk tetangga.. awalnya setelah sholat maghrib, saya bermain dengan kucing saya dan yang lain beraktivitas seperti biasa.. sesaat setelah menggendong kucing saya, ibu berteriak kalau terjadi gempa.. dan itu saya refleks keluar tanpa jilbab dan menggendong kucing saya keluar.. lampu yang awalnya terang benderang secara bertahap mati dari arah utara dan suasana menjadi mencekam karena adanya peringatan tsunami.. saya bersikukuh tidak mau meninggalkan rumah kalau keluarga saya tidak lengkap, alhasil kami berempat menunggu ayah saya kembali.. saat kami berlima akan pergi pun gempa masih bersusulan dengan sangat keras.. saya bahkan menangis karena rasa takut.. ntah rasa takut akan bencana atau rasa takut kehilangan salah seorang keluarga.. saya merasa tidak siap bertemu ajal.. saat itu saya merasa ditampar keras, Allah sudah marah.. saya berpikir, ‘apa ini karena saya ya Allah?’ berkali-kali pikiran itu terlintas di kepala. Saat sholat pun air mata terus mengalir karena rasa bersalah.. dan kami akhirnya tidur di dalam mobil, tepat di depan ruko sebrang perumahan..

Empat hari berlalu, hari kamis terjadi gempa dengan kekuatan 6,4SR saat siang.. dan itu cukup mengagetkan tapi untungnya tidak ada yang rusak.. dan hari berjalan normal walaupun kami sekeluarga masih tidur di garasi/ruang tamu karena ibu masih trauma.. saat gempa 7SR yang kedua kalinya terjadi pada tengah malam, kami pun harus kembali tidur di garasi (awalnya sudah berani tidur di kamar).. sebelum gempa, saya masih asik main game karena liburan.. baru beberapa saat merebahkan diri di kasur, daya listrik ac menurun dan lampu padam.. saya refleks lari keluar, semua keluar kecuali adik saya terjebak di dalam karena gelap dan akhirnya berlindung dibawah meja sampai gempa berhenti..

Keluarga saya termasuk beruntung karena rumah kami berdiri tegak.. Rumah-rumah di desa sekitar perumahan kami hampir rata dengan tanah, termasuk rumah bibik yang bekerja di rumah.. rumah tante saya pun mendapat retak yang cukup besar di garasinya.. alhamdulillah rumah saya baik-baik saja tanpa retak maupun roboh, hanya sedikit barang-barang yang pecah..

Ya.. bisa dibilang saya menjadi ‘sedikit’ rajin untuk beribadah karena gempa.. maklum saya juga manusia.. ada masanya dimana saya merasa sangat malas dan sangat rajin.. mohon maaf ya ceritanya nyambung tidak nyambung begini.. pikiran saya juga putus nyambung soalnya 😂

Sudah ya.. wassalamu’alaikum~~💕

Tinggalkan Balasan

Recent Posts

Kegiatan Kesmas Al-Wafi 2018

Transfusi darah adalah kegiatan dalam membantu penyembuhan manusia ketika kadar darah dalam tubuh dibawah yang seharusnya. Menyumbangkan darah kepada orang lain yang amat membutuhkannya menurut kesepakatan para ahli fikih termasuk dalam kerangka tujuan syariat Islam, yaitu menghindarkan salah satu bentuk kemudaratan yang akan menimpa diri seseorang. Meskipun pada hakikatnya darah yang dikeluarkan dari tubuh manusia […]

7 Cara Menenangkan Hati

Selama manusia hidup, kesenangan dan kesedihan selalu bergantian mengisi hari-hari. Permasalahan yang terus-menerus datang, baik itu ringan maupun berat, akan memberikan dampak pada hati seseorang. Ketika dihadapkan dengan masalah, manusia sering menghindarinya. Namun, dengan menghindari masalah yang dimiliki, hati akan merasa tidak tenang. Dalam Islam, kita diajarkan cara untuk membuat hati menjadi tenang dan selalu […]

Tutur Kata yang Baik

Saudaraku.. Mungkin dari kita sering atau suka menggunakan kata-kata yang tidak baik. Kata dusta. Kata hinaan. Serta ujaran kebencian. Kata-kata tersebut diucapkan baik saat bercanda, atau sedang serius, marah, dan sebagainya. Ada pula yang mengatakannya demi memuaskan diri saja. Atau ingin menjatuhkan suatu tokoh yang terkenal. Wahai saudaraku, apakah baik sikap muslim seperti itu ? […]

Event SKI Asy-Syifa

no event