SKI Asy-Syifa

Kajian Rutin Sabtu Pagi

Bahaya Tasyabbuh

Oleh : TGH Muhammad Taesir Al Azhar, Lc, MA

 

Tasyabbaha, tasyabbahu, tasyabbahan

  • Secara bahasa berarti menyerupai orang lain
  • Menurut istilah adalah mengikuti/menyerupai cara-cara orang-orang kafir, baik yang dilakukan, dikerjakan, budaya, tradisi, termasuk pemikiran dan pakaianyang berkaitan dengan syiar agama mereka.

 

Kita sering mendengar anggapan “yang penting saya gak keluar dari Islam, jadi gak apa-apa”. Ini merupakan pemikiran yang harus kita hindari.

 

  1. QS. Al-Baqarah ayat 104

Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu katakan (kepada Muhammad): “Raa’ina”, tetapi katakanlah: “Unzhurna”, dan “dengarlah”. Dan bagi orang-orang yang kafir siksaan yang pedih

 

Raa’ina berarti “perhatikanlah kami”, orang-orang Yahudi biasa mengatakan ‘raa`inah’ sebagai ejekan kepada Nabi, maka orang-orang mukmin dilarang mengucapkan kata-kata itu. Sebagai gantinya, gunakanlah kata “unzhurnaa” (artinya lihatlah kami) dan “dengarlah”.  Inilah dalil bahwa umat Islam dilarang mengikuti orang Yahudi baik perbuatan/amal maupun ucapan.

QS Al-Baqarah ayat 120

“Orang-orang Yahudi dan Nasrani tidak akan senang kepada kamu hingga kamu mengikuti (مِلَّتَهُمْ)agama mereka. Katakanlah: “Sesungguhnya petunjuk Allah itulah petunjuk (yang benar)”. Dan sesungguhnya jika kamu mengikuti kemauan mereka setelah pengetahuan datang kepadamu, maka Allah tidak lagi menjadi pelindung dan penolong bagimu.”

مِلَّتَهُمْ  berarti budaya, tradisi, maupun hari raya.

Contoh: pada malam tahun baru masehi terdapat tiga instrument yang merupakan alat dalam beribadah agama lain, yaitu lonceng (Kristen), terompet (Yahudi), dan api (Majussi). Pada zaman ini, kita tidak sadari bahwa ketiga hal ini sering dilakukan oleh orang-orang Islam  saat perayaan tahun baru masehi.

Dari Ibnu ‘Umar, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

مَنْ تَشَبَّهَ بِقَوْمٍ فَهُوَ مِنْهُمْ

Barangsiapa yang menyerupai suatu kaum, maka dia termasuk bagian dari mereka.” (HR. Ahmad 2: 50 dan Abu Daud no. 4031. Syaikhul Islam dalam Iqtidho‘ 1: 269 mengatakan bahwa sanad hadits ini jayyid/bagus. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini shahih sebagaimana dalam Irwa’ul Gholil no. 1269)

Dari ‘Amr bin Syu’aib, dari ayahnya, dari kakeknya, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

لَيْسَ مِنَّا مَنْ تَشَبَّهَ بِغَيْرِنَا

Bukan termasuk golongan kami siapa saja yang menyerupai selain kami” (HR. Tirmidzi no. 2695. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini hasan).

Apakah dalam semua hal tasyabbuh itu dilarang? TIDAK

  • Kita dilarang bertasabbuh dalam hal-hal yang berkaitan dengan aqidah, hari raya, budaya, adat istiadat à syiar’syiar agama selain Islam
  • Jadi, jika itu diluar dari syiar agama meraka, maka diperbolehkan. Contoh: memakai Jas dan dasi

Dalam istilah Ghazwul Fikri (perang pemikiran), terdapat 3F , yaitu FUN (contoh: Musik), FOOD (contoh: junkfood nonhalal), FASHION (terutama wanita)

Zaman dahulu, susah membedakan wanita muslim dan nonmuslim. Padahal di dalam Islam, pakaian untuk wanita sudah diatur dalam

  1. Al-Ahzab ayat 59

“Hai Nabi, katakanlah kepada isteri-isterimu, anak-anak perempuanmu dan isteri-isteri orang mukmin: “Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka”. Yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal, karena itu mereka tidak di ganggu. Dan Allah adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.”

Dan QS An-Nur ayat 31

“Katakanlah kepada wanita yang beriman: “Hendaklah mereka menahan pandangannya, dan kemaluannya, dan janganlah mereka menampakkan perhiasannya, kecuali yang (biasa) nampak dari padanya. Dan hendaklah mereka menutupkan kain kudung kedadanya, dan janganlah menampakkan perhiasannya kecuali kepada suami mereka, atau ayah mereka, atau ayah suami mereka, atau putera-putera mereka, atau putera-putera suami mereka, atau saudara-saudara laki-laki mereka, atau putera-putera saudara lelaki mereka, atau putera-putera saudara perempuan mereka, atau wanita-wanita islam, atau budak-budak yang mereka miliki, atau pelayan-pelayan laki-laki yang tidak mempunyai keinginan (terhadap wanita) atau anak-anak yang belum mengerti tentang aurat wanita. Dan janganlah mereka memukulkan kakinyua agar diketahui perhiasan yang mereka sembunyikan. Dan bertaubatlah kamu sekalian kepada Allah, hai orang-orang yang beriman supaya kamu beruntung.”

Jangan malu memperlihatkan identitas kita sebagai seorang muslim, karena jika tidak maka ujung-ujungnya kita akan bertasyabbuh.

Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam telah memperingati kita. Dari Abu Sa’id Al Khudri radhiyallahu ‘anhu, ia berkata bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

Sungguh kalian akan mengikuti jalan orang-orang sebelum kalian sejengkal demi sejengkal dan sehasta demi sehasta sampai jika orang-orang yang kalian ikuti itu masuk ke lubang dhob (yang sempit sekalipun, -pen), pasti kalian pun akan mengikutinya.” Kami (para sahabat) berkata, “Wahai Rasulullah, apakah yang diikuti itu adalah Yahudi dan Nashrani?” Beliau menjawab, “Lantas siapa lagi?” (HR. Muslim no. 2669).

 

Oleh karena itu, sikap yang kita tunjukkan adalah seperti bagaimana Rasulullah yang bersikap untuk selalu berbeda dari orang-orang Yahudi.

 

Adakah Tasyabbuh yang dapat mengeluarkan seseorang dari agama Islam?

Jika terlalu sering bertasyabbuh yang dilarang, maka perlahan-lahan bisa masuk ke dalam hati kita, dan dikhawatirkan dapat meruntuhkan aqidah dan ibadah kita, sehingga ini dilarang. Orang yang melakukan tasyabbuh tidak semata-mata langsung mengeluarkan mereka dari Islam, namun perlahan-lahan mereka jadi bisa keluar nantinya.

 

            A Lost Generation à generasi yang sudah tidak menunjukkan nilai-nilai keislaman. Dahulu, Islam menguasai dunia, ditopang oleh pemuda, yaitu anak muda yang di dalam dadanya hanya nilai-nilai keislaman.

 

Kita memang diharuskan untuk bertoleransi, tetapi toleransi yang dibenarkan dalam Agama Islam.

  1. Al- Kafirun ayat 6

Untukmu aamamu, untukku agamaku”.

Ucapan Selamat Natal

Robert : Ali,  kau tidak mengucapkan Selamat Natal padaku?

Ali       : Tidak, agama kami menghargai toleransi antar agama, termasuk agamamu, tapi masalah ini, agama saya melarangnya.

Robert : Tapi kenapa, bukankah hanya sekedar kata-kata? Teman muslimku yang lain mengucapkannya padaku.

Ali       : Mungkin mereka belum mengetahuinya. David, kau bisa mengucapkan “Dua kalimat syahadat”?

Robert : Oh tidak, saya tidak bisa mengucapkannya. Itu akan mengganggu kepercayaan saya.

Ali       : Kenapa? Bukankah hanya kata-kata? Ayo, ucapkanlah.

Robert             : Sekarang, saya mengerti.

 

Hari/Tanggal : Sabtu, 14 Oktober 2017

Tempat            : Masjid Baabul Hikmah, Universitas Mataram

Tinggalkan Balasan

Recent Posts

Penyaluran Bantuan Gempa Lombok melalui FK Unram

Duka menyelimuti pulau Lombok. Pada akhir juli dan awal agustus, pulau seribu masjid ini diguncang gempa dengan kekuatan besar yaitu 6.4 SR dan 7.0 SR. Gempa susulan pun terjadi berulangkali setelah gempa utama tersebut. Beberapa rumah warga dan infrastruktur rusak, korban berjatuhan akibat tertimpa bangunan, keadaan memprihatinkan warga yang tinggal di pengungsian, dan keadaan lain […]

Webinar Bedah Buku “Islam, Sains, dan Kesehatan” karya dr. M. Saifudin Hakim dkk di FK Unram

Pernahkah kita membaca atau mendengar suatu hal yang dikaitkan dengan ajaran Islam dan sains? Banyak yang berdecak kagum ketika hal yang berlabel “islami” dapat dihubungkan dengan sains walaupun itu hanya opini. Doktor dokter Saifudin Hakim dkk menulis sebuah buku yang sangat informatif dan edukatif baik untuk kalangan akademisi maupun masyarakat umum. Buku ini khususnya membahas […]

Air Zamzam dengan Segudang Manfaat Didalamnya

Jabir bin Abdullah radhiallahu anhu meriwayatkan bahwa Rasulullah shallahu ‘alaihi wassalam bersabda, “Air zamzam  mendatangkan khasiat dengan niat untuk apa air itu diminum”. (HR. Ibnu Majah) Ibnu Abbas radhiallahu anhu menambahkan dalam riwayatnya, “Air zamzam memenuhi tujuan untuk apa ia diminum; jika engkau meminumnya dengan niatan untuk menyembuhkan penyakitmu, Allah akan menyembuhkan penyakitmu dan jika […]

Event SKI Asy-Syifa

no event