SKI Asy-Syifa

Islamic Study

Amalan yang Langgeng : Ilmu yang Bermanfaat

Amalan yang Langgeng : Ilmu yang Bermanfaat

Kita butuh amal jariyah, karena amal inilah yang akan menemani kita di alam kubur.

Dari Anas bin Malik, ia berkata bahwa Rasulullahﷺ  bersabda, “Yang mengikuti mayit sampai ke kubur ada tiga, dua akan kembali dan satu tetap bersamanya di kubur. Yang mengikutinya adalah keluarga, harta dan amalnya. Yang kembali adalah keluarga dan hartanya. Sedangkan yang tetap bersamanya di kubur adalah amalnya.” (HR. Bukhari no.6514; Muslim no.2960)

Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, ia berkata bahwa Rasulullah ﷺ bersabda,

إِذَا مَاتَ الْإِنْسَانُ انْقَطَعَ عَنْهُ عَمَلُهُ إِلا مِنْ ثَلاثَةٍ : إِلا مِنْ صَدَقَةٍ جَارِيَةٍ ، أَوْ عِلْمٍ يُنْتَفَعُ بِهِ ، أَوْ وَلَدٍ صَالِحٍ يَدْعُو لَهُ

“Jika manusia mati, maka terputuslah amalnya kecuali tiga perkara: (1) sedekah jariyah, (2) ilmu yang diambil manfaatnya, (3) anak shalih yang selalu didoakan orang tuanya.” (HR. Muslim, no. 1631)

Salah satu amalan yang langgeng tersebut adalah Ilmu (yang bermanfaat) yang diambil manfaatnya. Ilmu yang dimaksud adalah ilmu yang bermanfaat, yakni ilmu berupa penerangan tentang agama, mengenal Allah sebagai Rabb dan sesembahan, juga pengajaran yang akan menuntun pada shirathal mustaqim (jalan yg lurus). Ilmu yang disebar ini merupakan ilmu yang memberikan kemampuan untuk mengenali manakah yang petunjuk atau kesesatan, manakah yang benar dan yang batil, manakah yang halal dan yang haram.

Hal itulah yang menunjukkan besarnya keutamaan para ulama yang terus memberi nasihat dan da’i yang ikhlas. Mereka terus memberikan penerangan pada hamba, negeri dan kaum. Mereka menjelaskannya dengan penuh hikmah. Hidup mereka sangat berharga, kematian mereka menjadi musibah.

Para ulama dan da’i terus mengajarkan orang-orang yang jahil (bodoh), mereka mengingatkan orang-orang yang lalai, dan mereka memberi petunjuk pada orang-orang yang sesat. Mereka tetap terus eksis dan tidak khawatir mengenai bahaya yang menimpa mereka sama sekali.

Ketika salah satu ulama tiada, ilmunya tetap berada di tengah manusia. Tulisan dan ucapannya terus tersebar. Ilmunya terus dimanfaatkan dan diambil. Padahal ia sudah berada di dalam kubur dalam keadaan terus menerus menerima pahala.

Dengan adanya media online, social media, dan lainnya akan sangat mudah menyebar ilmu-ilmu tersebut. Orang yang belum pernah menemuinya atau tidak hidup sezamannya masih bisa mendapatkaan manfaat. Begitu pula orang yang menyebarkan tulisan yang penuh faedah, maka ia akan mendapatkan bagian dari pahala.

Allahua’lam

Dikutip oleh : Azhar Rafiq

Daftar Pustaka :

Tuasikal, M. Abduh. 2017. Amalan yang Langgeng (12 Amal Jariyah). Penerbit Rumaysho

Tuasikal, M. Abduh. 2016. 7 Amal Jariyah. Available at : https://rumaysho.com/14488-7-amal-jariyah.html

Tinggalkan Balasan

Recent Posts

Kegiatan Kesmas Al-Wafi 2018

Transfusi darah adalah kegiatan dalam membantu penyembuhan manusia ketika kadar darah dalam tubuh dibawah yang seharusnya. Menyumbangkan darah kepada orang lain yang amat membutuhkannya menurut kesepakatan para ahli fikih termasuk dalam kerangka tujuan syariat Islam, yaitu menghindarkan salah satu bentuk kemudaratan yang akan menimpa diri seseorang. Meskipun pada hakikatnya darah yang dikeluarkan dari tubuh manusia […]

7 Cara Menenangkan Hati

Selama manusia hidup, kesenangan dan kesedihan selalu bergantian mengisi hari-hari. Permasalahan yang terus-menerus datang, baik itu ringan maupun berat, akan memberikan dampak pada hati seseorang. Ketika dihadapkan dengan masalah, manusia sering menghindarinya. Namun, dengan menghindari masalah yang dimiliki, hati akan merasa tidak tenang. Dalam Islam, kita diajarkan cara untuk membuat hati menjadi tenang dan selalu […]

Tutur Kata yang Baik

Saudaraku.. Mungkin dari kita sering atau suka menggunakan kata-kata yang tidak baik. Kata dusta. Kata hinaan. Serta ujaran kebencian. Kata-kata tersebut diucapkan baik saat bercanda, atau sedang serius, marah, dan sebagainya. Ada pula yang mengatakannya demi memuaskan diri saja. Atau ingin menjatuhkan suatu tokoh yang terkenal. Wahai saudaraku, apakah baik sikap muslim seperti itu ? […]

Event SKI Asy-Syifa

no event