SKI Asy-Syifa

Health

Air Zamzam, Bukan Air Biasa

Air Zamzam, Bukan Air Biasa

Assalamualaikum ikhwah fillah, kali ini kita akan membahas manfaat air zam-zam. Semua sudah tahu kan, apa itu air zamzam? Wah, kalau ada yang belum tahu sungguh terlalu. Setidaknya saat musim ibadah haji, setidaknya kita sering mendengar banyak yang meminta air zam-zam sebagai oleh-oleh dari Tanah Suci. Membawa air zamzam pulang ke negeri para jamaah yang memang berasal dari luar Negara Arab, merupakan hal yang disunnahkan. Bayangkan saja, sudah berapa banyak orang yang mengonsumsi air zamzam sejak sekitar 4000 tahun yang lalu, tetapi hingga sekarang masih bisa dinikmati. Hal ini sesuai dengan namanya, “zamzam” yang dalam bahasa arab berarti banyak atau melimpah.

Sedikit membahas sejarah munculnya sumur zam-zam, tentu mengingatkan kita pada kisah istri Nabi Ibrahim yaitu Siti Hajar yang mencari air untuk Ismail, anaknya. Namun, beberapa saat sumur ini menghilang karena dikubur dengan sengaja oleh suku Jurhum, tatkala mereka terusir dari kota Mekkah. Jadi sumur zamzam yang sekarang kita lihat adalah sumur yang digali oleh Abdul Muthalib kakeknya Nabi Muhammad. Sumur zamzam ini terletak di dalam Masjidil Haram sekitar 20 m sebelah Timur dari Ka’bah.
Lalu, keistimewaan apalagi yang membedakan air zamzam dengan air lainnya? Sebagaimana dituturkan Ibnu Abbas r.a., Rasulullah bersabda, ”Sebaik-baik air yang ada di muka bumi adalah Zam-Zam. Di dalamnya terdapat makanan yang mengenyangkan dan penawar penyakit.” MasyaAllah..

Manfaat air zamzam sebagai penawar penyakit dapat dibuktikan secara ilmiah. Kandungan mineral dalam air zamzam jauh lebih tinggi daripada air lainnya. Berikut perbandingan Kandungan Air Zamzam dengan Air Mineral :

Parameter  Air Zamzam (mg/l) Air Mineral (mg/l)
Klorida (Cl) 159,75 30
Sulfat (SO2) 140 27
Nitrat (NO3) 15
Nitrit (NO2) 0,045
Bikarbonat (HCO3) 398,22 32
Flour (F) 0,7
Besi (Fe) tak terdeteksi 0
Mangan (Mn) 0,014
Natrium (Na) 318 20
Kalsium (Ca) 182,2 3
Zat Padat Terlarut (TDS) 858 170
Magnesium (Mg) 6,86 5
Zat Organik 2,79
Jumlah Mikro Organisme (TPK)
PH 7,3 7,2

Tabel tersebut menunjukkan keistimewaan air zam-zam dengan air lainnya. Air zamzam memiliki kandungan klorida yang tinggi, klorida berperan dalam pengaturan tekanan osmotik sel. Kemudian tingginya kandungan sulfat, mampu meningkatkan kemampuan tubuh untuk mengahasilkan antioksidan. Hal ini dikarenakan unsur kimia sulfur berperan penting dalam produksi glutathione yaitu salah satu antioksidan penting dalam tubuh. Konsentrasi bikarbonat pada air zamzam paling tinggi dibanding senyawa lainnya. Bikarbonat merupakan buffer ekstraseluler utama yang bertanggung jawab mempertahankan pH darah.

Minuman menyegarkan ini juga mengandung natrium yang berfungsi memelihara tekanan osmosis sel, pH, serta mengatur permeabilitas membran sel. Manfaat air zamzam lainnya, yaitu memberi kekuatan untuk tulang dan gigi sehingga mencegah osteoporosis dikarenakan mengandung kalsium dan magnesium. Untuk menjaga kualitas, mengelola, dan mempertahankan persediaan air zam-zam dalam menghadapi peningkatan permintaan oleh warga dan peziarah, SGS (Saudi Geological Survey) mendirikan “The Zamzam Studies and Research Center” (ZSRC). Kini ZSRC telah memiliki serangkaian proyek investigasi untuk menentukan, mengukur, dan memastikan manfaat air zamzam terjaga.

Further information:

http://www.sgs.org.sa/English/earth/pages/zamzam.aspx

https://almanhaj.or.id/2581-keistimewaan-air-zam-zam.html

http://www.kelair.bppt.go.id/Sitpa/Artikel/Airzamzam/airzamzam.htm

2 tanggapan untuk “Air Zamzam, Bukan Air Biasa”

Tinggalkan Balasan

Recent Posts

Bagaimana Metabolisme Tubuh Kita Saat Puasa?

  Puasa merupakan ibadah yang biasa dilaksanakan oleh umat Islam, baik itu puasa wajib maupun sunnah. Puasa tidak hanya semata – mata sebagai ibadah, namun juga melatih kita untuk menahan hawa nafsu dan meningkatkan ketaatan kita kepada Allah subhanahu wa ta’ala. Bulan lalu umat Islam telah melaksanakan ibadah wajib puasa Ramadhan selama sebulan penuh, kemudian […]

Manfaat Bangun Fajar Bagi Kesehatan Menurut Al-Qur‘an

  Allah subhanahu wa ta’ala berfirman, “…dan (laksanakanlah pula shalat) subuh. Sungguh, shalat subuh itu disaksikan (oleh malaikat).” (QS. Al-Isra’ : 78) Al – Qur’an sebagai pedoman dalam melaksanakan kehidupan umat Islam menganjurkan kita untuk tidur lebih awal dan bangun sejak fajar. Dalam sebuah hadist shahih, Rasulullah shallallahu alaihi wassalam bersabda, “Umatku ini diberkati ketika […]

Bolehkah Sikat Gigi saat Puasa?

Rasulullah ﷺ sering sekali membersihkan gigi dengan siwak. Salah seorang sahabat Nabi ﷺ menceritakan, dari ‘Amir bin Rabi’ah, ia mengatakan : “Nabi ﷺ sering kali bersiwak saat puasa dan jumlahnya tidak terhitung”. HR. Bukhari Diantara keutamaan sikat gigi yang disabdakan Rasulullah ﷺ adalah : “Andaikan tidak memberatkan umatku, niscaya perintahkan mereka untuk bersiwak setiap hendak […]

Event SKI Asy-Syifa

no event