SKI Asy-Syifa

Lifestyle

Adab Tidur berdasarkan Tuntunan Rasulullah

Adab Tidur berdasarkan Tuntunan Rasulullah


Islam sebagai agama yang mulia telah mengatur kehidupan manusia dari berbagai aspek kehidupan. Rasulullah shallahu ‘alaihiwassalam sebagai suri tauladan bagi umat manusia telah mencontohkannya dalam bentuk adab, salah satunya adalah adab tidur. Adapun adab tidur yang telah dicontohkan oleh Rasulullah, yaitu sebagai berikut:

  1. Tidur lebih awal dan bangun sebelum fajar

Rasulullah menganjurkan para sahabatnya agar tidak melakukan aktivitas apapun setelah sholat ‘Isya. Diriwayatkan oleh Abi Barzah, beliau berkata, “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam membenci tidur sebelum shalat ‘Isya dan ngobrol-ngobrol setelahnya.” (HR. Bukhari no. 568). Hal ini dilakukan Rasulullah agar beliau dapat bangun untuk melaksanakan sholat malam dan tidak tertinggal sholat Subuh berjamaah.

  • Berwudhu sebelum tidur

Diriwayatkan dari hadits Al Baro’ bin ‘Azib, Rasulullah shallahu ‘alaihi wassalam bersabda, “Jika kamu mendatangi tempat tidurmu maka wudhulah seperti wudhu untuk shalat, lalu berbaringlah pada sisi kanan badanmu. (HR. Bukhari no. 247 dan Muslim no. 2710).

  • Berbaring menghadap ke kanan

Rasulullah bersabda, “Berbaringlah di atas rusuk sebelah kananmu.” [HR. Al-Bukhari no. 247 dan Muslim no. 2710]. Berdasarkan hadist tersebut Ibnul Qayyim menjelaskan bahwa tiddur dengan berbaring menghadap ke sisi kanan dianjurkan agar umat Islam tidak sulit bangun sholat malam dan bermanfaat bagi jantung.

  • Membaca surah Al – Ikhlas, Al – Falaq, dan An – Naas

Setiap sebelum tidur, rasulullah meniup kedua telapak tangannya sambil membaca surah Al – Ikhlash, Al – Falaq, dan An – Naas, kemudian beliau mengusap kedua tangannya ke wajah dan seluruh bagian tubuh yang dapat dijangkau. Beliau melakukannya sebanyak tiga kali. Hal ini sesuai dengan yang diriwayatkan Aisyah radhiyallahu’anha, ia berkata “Nabi shallallahu ’alaihi wa sallam ketika berada di tempat tidur di setiap malam, beliau mengumpulkan kedua telapak tangannya lalu kedua telapak tangan tersebut ditiup dan dibacakan ’Qul huwallahu ahad’ (surat Al Ikhlash), ’Qul a’udzu birobbil falaq’ (surat Al Falaq) dan ’Qul a’udzu birobbin naas’ (surat An Naas). Kemudian beliau mengusapkan kedua telapak tangan tadi pada anggota tubuh yang mampu dijangkau dimulai dari kepala, wajah, dan tubuh bagian depan. Beliau melakukan yang demikian sebanyak tiga kali.” (HR. Bukhari no. 5017).

  • Membaca ayat kursi sebelum tidur.

Diriwayatkan oleh Abu Hurairah radhiayallu’anhu, ia berkata, “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallammenugaskan aku menjaga harta zakat Ramadhan kemudian ada orang yang datang mencuri makanan namun aku merebutnya kembali, lalu aku katakan, “Aku pasti akan mengadukan kamu kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam“. Lalu Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu menceritakan suatu hadits berkenaan masalah ini. Selanjutnya orang yang datang kepadanya tadi berkata, “Jika kamu hendak berbaring di atas tempat tidurmu, bacalah ayat Al – Kursi karena dengannya kamu selalu dijaga oleh Allah Ta’ala dan syetan tidak akan dapat mendekatimu sampai pagi“. Maka Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda, “Benar apa yang dikatakannya padahal dia itu pendusta. Dia itu setan“. (HR. Bukhari no. 3275)

  • Membaca doa sebelum tidur

Dari Hudzaifah ia berkata, “Apabila Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam hendak tidur, beliau mengucapkan: ‘Bismika allahumma amuutu wa ahya (Dengan nama-Mu, Ya Allah aku mati dan aku hidup).’ Dan apabila bangun tidur, beliau mengucapkan: “Alhamdulillahilladzii ahyaana ba’da maa amatana wailaihi nusyur (Segala puji bagi Allah yang telah menghidupkan kami setelah mematikan kami, dan kepada-Nya lah tempat kembali).” (HR. Bukhari no. 6324)

Sumber :

Tinggalkan Balasan

Recent Posts

Kegiatan Kesmas Al-Wafi 2018

Transfusi darah adalah kegiatan dalam membantu penyembuhan manusia ketika kadar darah dalam tubuh dibawah yang seharusnya. Menyumbangkan darah kepada orang lain yang amat membutuhkannya menurut kesepakatan para ahli fikih termasuk dalam kerangka tujuan syariat Islam, yaitu menghindarkan salah satu bentuk kemudaratan yang akan menimpa diri seseorang. Meskipun pada hakikatnya darah yang dikeluarkan dari tubuh manusia […]

7 Cara Menenangkan Hati

Selama manusia hidup, kesenangan dan kesedihan selalu bergantian mengisi hari-hari. Permasalahan yang terus-menerus datang, baik itu ringan maupun berat, akan memberikan dampak pada hati seseorang. Ketika dihadapkan dengan masalah, manusia sering menghindarinya. Namun, dengan menghindari masalah yang dimiliki, hati akan merasa tidak tenang. Dalam Islam, kita diajarkan cara untuk membuat hati menjadi tenang dan selalu […]

Tutur Kata yang Baik

Saudaraku.. Mungkin dari kita sering atau suka menggunakan kata-kata yang tidak baik. Kata dusta. Kata hinaan. Serta ujaran kebencian. Kata-kata tersebut diucapkan baik saat bercanda, atau sedang serius, marah, dan sebagainya. Ada pula yang mengatakannya demi memuaskan diri saja. Atau ingin menjatuhkan suatu tokoh yang terkenal. Wahai saudaraku, apakah baik sikap muslim seperti itu ? […]

Event SKI Asy-Syifa

no event